Foto Hot Avvy Olivia Polwan Paling Cantik di indonesia

views 102780 Kali dilihat
Foto Hot Avvy Olivia Polwan Paling Cantik di indonesiaby Eka Saputraon.Foto Hot Avvy Olivia Polwan Paling Cantik di indonesiaIni dia Foto Hot Avvy Olivia Terbaru, Polwan Paling Cantik di indonesia. AVVY Olivia adalah sosok wanita cantik yang mendedikasikan dirinya sebagai penegak hukum negara. Wanita berumur 29 tahun ini sudah bercita-cita menjadi polisi sejak masih SMP. Keyakinannya menjadi polisi wanita (polwan) bertambah kuat karena latar belakang keluarganya juga bekerja di kepolisian. (lihat : foto […]

Ini dia Foto Hot Avvy Olivia Terbaru, Polwan Paling Cantik di indonesia. AVVY Olivia adalah sosok wanita cantik yang mendedikasikan dirinya sebagai penegak hukum negara. Wanita berumur 29 tahun ini sudah bercita-cita menjadi polisi sejak masih SMP. Keyakinannya menjadi polisi wanita (polwan) bertambah kuat karena latar belakang keluarganya juga bekerja di kepolisian. (lihat : foto satpol pp cantik

Brigadir cantik yang akrab disapa Avvy ini sempat ingin menjadi pramugari sebelum mendaftar sebagai polisi. Ia pun sempat terpikirkan untuk coba daftar menjadi pramugari. Akan tetapi karakternya yang tomboy membuat dia tidak percaya diri dan tidak jadi mendaftar. Namun ternyata, keinginannya menjadi pramugari akhirnya terwujud justru saat dia menjadi polisi.

“Dulu mau daftar pramugari lagi iseng-iseng sambil nunggu pendaftaran polisi cuma karena saya anaknya tomboy jadi kayaknya nggak pede deh. Begitu daftar polwan, ada kesempatan tes pramugari, saya coba ternyata saya lulus,” ungkap Avvy kepada wolipop di National Traffic Management Center (NTMC) Korlantas Polri belum lama ini.

Avvy mulai merintis karier sebagai polisi sejak 2002. Dia bersyukur bisa langsung diterima setelah mengikuti tes di Polda Metro Jaya, kemudian menempuh pendidikan di Sepolwan Ciputat. Dinas pertamanya dia jalani dari 2003 sampai 2004 di Polda Metro Jaya. Pada 2005, Avvy dipindahtugaskan di Polres (Polisi Resor) Bandara Soekarno-Hatta yang kemudian menjadi pramugari untuk Polri (Polisi Republik Indonesia) hingga 2007. Saat menjadi pramugari untuk Polri, dia ditempatkan di Merpati Airlines.

Pramugari untuk Polri pastinya memiliki tugas yang berbeda dibanding pramugari pada umumnya. Sehari-hari dia bertugas untuk mendampingi pejabat pemerintah dan kepolisian, pasukan Brimob (Brigade Mobil) hingga teroris ketika harus berpergian dengan pesawat.

“Saya baru tahu, oh kayak gini teroris yang selama ini diberitakan di televisi,” ujar Avvy yang selama menjadi pramugrai untuk Polri mendapat kesempatan terbang keliling Indonesia dari Sabang Sampai Merauke.

Menurut wanita kelahiran 16 April 1983 itu, menjadi pramugari untuk kepolisian merupakan salah satu pengalaman yang sangat mengesankan selama bekerja sebagai polwan. Dia ingat bagaimana dulu merasa takut saat pertama kali naik pesawat terbang hingga merasa bangga dan senang karena bisa lulus tes pramugari.

“Kita diluluskan sama orang dari Merpati Training Center (MTC), berartikan orang yang ngetes di luar institusi kita. Waktu itu ditanya saya sudah pernah terbang belum, saya belum pernah terbang karena orang Jakarta, dan ternyata awal-awal naik pesawat deg-degan, tapi lama-lama biasa,” cerita wanita lulusan Fakultas Hukum di Universitas Tama Jagakarsa itu.

Selain pramugari, profesi polwan juga membawanya menjadi presenter. Avvy tidak menyangka kalau profesinya saat ini semakin menyenangkan karena bisa merasakan beberapa pekerjaan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Kini, Avvy bertugas di NTMC Korlantas Polri sejak 2007 lalu.

Tugas-tugas tersebut menuntut Avvy untuk menjaga penampilan, termasuk merawat tubuh. Sebagai wanita berseragam dia selalu membiasakan diri menjaga penampilannya, mulai dari kesehatan yang akan mempengaruhi kondisi fisik sampai menggunakan make up saat bekerja.

“Untuk perempuan berseragam atau polwan karena kita dilihat masyarakat alangkah bagusnya kalau penampilannya juga bagus, dandannya dalam arti natural dan cantik bukan dandan yang menor, disesuaikan saja sama seragam,” jelasnya.

Dalam menjaga kesehatan selama beraktivitas, Avvy selalu berusaha minum air putih dengan porsi yang cukup banyak. Air mineral bisa memperlancar peredaran darah sehingga tidak cepat lelah, pusing, serta memiliki konsentrasi yang baik.

Selama membangun kariernya di kepolisian, Avvy dituntut harus siaga selama 24 jam walaupun tetap ada batasan jam kerjanya. “Kita apel pagi jam 7 kemudian apel sore jam 3. Setelah apel sore, kalau ada pekerjaan yang belum selesai tentunya kita selesaikan dulu. Kalau kita di rumah pun harus tetap stand by,” katanya seraya tersenyum. Setelah berbincang-bincang dengan wolipop, dia pun harus kembali ke ruangannya untuk melanjutkan pekerjaan yang tertunda. Selamat bertugas.

Booming Polwan cantik di layar kaca pertama kali muncul sekitar tiga tahun lalu di MetroTV. Saat itu, ada Briptu Eka Frestya dan Briptu Avvy Olivia -kini keduanya berpangkat brigadir, yang membetot perhatian publik. Banyak orang terkesima dengan kecantikan kedua Polwan tersebut. Sejumlah kalangan bahkan mengira mereka adalah model dalam balutan pakaian polisi. Kenyataannya, mereka Polwan tulen.

Bagaimana polisi menyeleksi dan mendidik para polisi wanita ini sampai mereka siap tampil di depan kamera?

Para Polwan yang merangkap sebagai presenter ini muncul dari besutan tangan dingin Ninuk, bukan nama sebenarnya. Perempuan paruh baya yang tak ingin namanya muncul ini yang membidani lahirnya para Polwan Cantik yang menjadi presenter di layar kaca.

Ninuk yang kini menjadi konsultan humas Korps Lalu Lintas Polri terjun langsung menyeleksi ratusan para Polwan sejak 2011. Selama 17 tahun malang-melintang di dunia broadcasting, intuisinya tajam melihat para Polwan yang potensial disulap lebih cantik untuk jadi presenter. Polwan yang awalnya berpenampilan biasa, di tangannya bisa menjadi luar biasa. “Mata saya mata kamera, saya tahu mana Polwan yang akan terlihat cantik di kamera mana yang tidak,” kata Ninuk kepada Tempo, Kamis 11 September 2014.

Meski ada beberapa Polwan presenter yang memang telah punya modal cantik, tapi tidak semua Polwan presenter berada dalam kategori seperti itu. Setelah menyeleksi polwan yang masuk kriteria masuk ‘on air looking’, Ninuk beserta timnya, mulai memoles cara para polwan ini bicara dan pembawaan diri. Mereka dilatih public speaking, keterampilan sulap dan mendongeng, sampai cara menjaga berat badan, kebugaran, dan kecantikan.

Bisa dibilang program Polwan presenter ini berhasil menyita perhatian masyarakat. Bila awalnya cuma di MetroTV, kini ada lima stasiun televisi swasta yang bekerja sama dengan NTMC Polri untuk menyiarkan info lalu lintas maupun berita kriminal.

Program tersebut adalah di Metro TV, Berita Satu, dan TVOne dengan format berita lalu-lintas dan berita Polri lain dengan frekuensi masing-masing tiga hingga lima kali setiap pekan. Lalu di Rajawali TV dengan acara Catatan Seputar Investigasi (CSI) dengan durasi tayang 30 menit setiap Senin hingga Jumat pukul 11.00-11.30 WIB; serta di NET TV dengan program 86 yang awalnya cuma Sabtu dan Minggu dengan durasi 30 menit, mulai 15 September menjadi setiap Senin hingga Minggu pada pukul 21.00 WIB.

Program 86 adalah reality show yang menggambarkan kegiatan polisi dalam mengungkap kejahatan atau menegakan hukum. Sambutan acara ini luar biasa, bahkan hastag #Siap86 pernah menjadi trending topic Indonesia pada penayangan perdana pada 2 Agustus lalu. “Acara nya keren @86netmedia !!! Semangat terus crew 86 serta Pak Polisi dan Ibu Polwan #siap86,” cuit pemilik akun @ramadhon24 yang diretweet akun resmi @86netmedia.

 

 

Keberhasilan Polwan cantik NTMC Polri di televisi nasional ini menular di tingkat daerah. Kini ada sekitar tujuh Regional Traffic Management Center di tingkat Polda atau Polresta yang melakukan kerja sama dengan televisi lokal. Ketujuh RTMC itu adalah Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Riau, Bangka-Belitung, dan Semarang.

Mereka menyiarkan info lalu lintas yang diselipi pesan-pesan keamanan berkendara serta informasi lainnya. Selain di televisi, beberapa radio juga menyiarkan info lalu lintas yang bekerja sama dengan NTMC, yaitu Elshinta, Gen FM, Jak FM, dan RRI Pro3 FM. “Pengaruhnya di masyarakat sangat signifikan. Berdasarkan data NTMC secara nasional, terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas hingga 17 persen pada 2013 dibanding sebelum adanya program ini,” kata Ninuk.

Sponsored Ad

Topik Populer:

Related Posts