Ini dia Kisah cinta Gibran-Selvi Ananda

views 6674 Kali dilihat
Ini dia Kisah cinta Gibran-Selvi Anandaby Eka Saputraon.Ini dia Kisah cinta Gibran-Selvi AnandaIni dia Kisah cinta Gibran-Selvi Ananda – Pantang menyerah, supel, cerdas, cantik, rendah hati dan sopan. Itulah sosok yang dinilai mencerminkan pribadi seorang putri Solo, seperti sosok Selvi Ananda Putri yang disebut-sebut bakal menikah dengan putra sulung presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming Raka. Bagaimana kisah cinta mereka? Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi bakal menikahkan […]

Ini dia Kisah cinta Gibran-Selvi Ananda – Pantang menyerah, supel, cerdas, cantik, rendah hati dan sopan. Itulah sosok yang dinilai mencerminkan pribadi seorang putri Solo, seperti sosok Selvi Ananda Putri yang disebut-sebut bakal menikah dengan putra sulung presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming Raka. Bagaimana kisah cinta mereka?

Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi bakal menikahkan Gibran dengan Selvi. Pernikahan itu bakal digelar dalam waktu dekat. (Berita sebelumnya: Ini dia, si cantik calon menantu presiden Jokowi)

selvie-ananda

Dari informasi yang diperoleh dari TribunNews, hubungan asmara antara Gibran dengan Selvi ini biasa disebut oleh orang Jawa dengan istilah Pek Nggo yang merupakan akronim dari ngepek tonggo (berjodoh dengan tetangga). Pasalnya, Selvi yang pernah bekerja di sebuah bank swasta ini tinggal tak jauh dari kediaman keluarga besar Jokowi, yakni di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari tepatnya di Jalan Kutai Utara.

Menurut penuturan tetangga Selvi, Esti hubungan antara Gibran dan Selvi berlangsung sudah cukup lama. “Mereka (Gibran dan Selvi–Red) berpacaran sudah lama. Selvi anaknya baik kok,” ungkap Esti saat dijumpai di rumahnya, Selasa (07/04/2015).

Rendah hati

Untuk diketahi, Selvi lahir di Solo, 9 Januari 1989. Perempuan cantik dengan tinggi badan 162 cm dan berat badan 49 kg ini pernah menimba ilmu di STIE AUB Solo. Selvi juga berhasil berhasil menyisihkan 41 pesaingnya dalam ajang bergengsi Putri Solo tahun 2009.

Di mata orang-orang terdekatnya, Selvi dikenal sebagai pribadi yang pantang menyerah, supel, dan rendah hati. Itu dibuktikan dengan aktivitasnya waktu itu yang tak malu membantu ibundanya berjualan makanan di kawasan Galabo, Gladak, Solo.

Sifat pantang menyerah Selvi dalam meraih prestasi ini diungkapkan oleh Ketua Paguyuban Putra-Putri Solo, Febri Hapsari Dipokusumo.

“Yang saya ingat dari Selvi, orangnya pantang menyerah. Dia pernah ikut ajang Putri Solo sebanyak dua kali. Yang pertama gagal, yang kedua dia menang. Awalnya, saya melihat tidak ada sesuatu yang luar biasa dari dia. Seiring berjalannya waktu, ternyata dia memiliki potensi luar biasa. Dia benar-benar bisa berproses dan pantang menyerah untuk mewujudkan impiannya,” kata saat Febri sebagaimana dikutip dari Solopos, Selasa (07/04/2015).

Benih-benih cinta

Di balik aktivitasnya sebagai Putri Solo 2009 itulah benih-benih cinta mulai tumbuh. Febri mengatakan, sebagai Putri Solo 2009, Selvi waktu itu dibekali dengan penguasaan bahasa Inggris, bahasa Jawa, dan pengetahuan umum. Kebetulan salah satu tokoh Solo yang terjun langsung memberikan pembekalan kepada Selvi, yakni Iriana (Iriana Jokowi) yang tak lain ibunda dari Gibran.

“Saya masih ingat Mbak Ana juga memberi pembekalan kepada putra-putri Solo angkatannya Selvi. Dia juga pernah bilang kepada saya, semoga anaknya bisa mendapatkan istri seperti Putri Solo. Ternyata, hal itu menjadi kenyataan saat ini. Kepada Selvi, saya berharap dia akan selalu menjadi dirinya sendiri di masa mendatang,” kata Febri.

Sementara itu Kabid Promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo, Budi Sartono mengatakan sosok Selvi sudah mencerminkan seorang putri Solo. Selvi menurutnya memiliki semangat yang ulet, cerdas, cantik, dan sopan.

“Saya juga tak menyangka, ternyata Selvi saat ini akan menjadi menantu presiden,” kata Budi.

Kedekatan Gibran dengan Selvi menurut Budi, bermula dari prestasi Selvi yang memenangi pemilihan Putri Solo tahun 2009 lalu. Setelah menang, Selvi menjadi duta wisata di Kota Bengawan.

Kebetulan, waktu itu dirinya sering berkunjung ke Loji Gandrung yang merupakan rumah dinas Walikota Solo. Waktu itu jabatan walikota masih dipegang Jokowi. Saat itulah, benih-benih cinta antara Gibran dengan Selvi tumbuh dan terajut. Pepatah Jawa menyebutkan, witing tresna jalaran saka kulina yang berarti cinta berawal karena terbiasa, yakni sering bertemu.

Itu terbukti saat Selvi menjadi duta wisata di mana Selvi sering ke luar negeri, seperti di Singapura, Malaysia, dan Australia. Nah, saat di Singapura itu, Selvi juga sempat bertemu dengan Gibran yang sedang menimba ilmu di sana.

“Hubungan itu terus terjalin hingga menuju ke pelaminan dalam waktu dekat ini,” kata Budi Sartono.

Sponsored Ad

Related Posts