Wah, Pembalut Mahal, Cewek di Inggris Pakai Koran dan Kaus Kaki

views 4026 Kali dilihat
Wah, Pembalut Mahal, Cewek di Inggris Pakai Koran dan Kaus Kakiby Eka Saputraon.Wah, Pembalut Mahal, Cewek di Inggris Pakai Koran dan Kaus KakiEka.web.id – Pembalut dari Koran dan Kaus Kaki Berita yang sedikit menghebohkan datangny adari Inggris, dimana sebuah laporan yang datangnya dari Relawan bank makanan DSA atau Darlington Salvation Army, mengungkapkan apabila perempuan di Inggris sekarang ini sangat terpaksa harus memakai pembalut dari saputangan, kaus kaki bekas, dan juga pembalut dari kertas koran, karena saat ini […]

Pembalut dari Koran dan Kaus Kaki

Eka.web.id – Pembalut dari Koran dan Kaus Kaki Berita yang sedikit menghebohkan datangny adari Inggris, dimana sebuah laporan yang datangnya dari Relawan bank makanan DSA atau Darlington Salvation Army, mengungkapkan apabila perempuan di Inggris sekarang ini sangat terpaksa harus memakai pembalut dari saputangan, kaus kaki bekas, dan juga pembalut dari kertas koran, karena saat ini harga pembalut sangat mahal di Inggris.

Seperti dikutip sebatasberita dari laman Dailymail, apabila Pembalut dari Koran dan Kaus Kaki ini memang tengah dipakai oleh wanita di Inggris karena harga pembalut sangat mahal. Oleh karena itu, pihak DSA langsung lakukan kampanye berjudul “Mengemis Tampon”, dengan tujuan supay apemerintah inggris secepatnya menurunkan harga pada pembalut wanita. Dari pengakuan DSA, jika perempuan yang memakai kaus kaki bekas, dan juga benda yang tidak higienis bisa mengakibatkan munculnya penyakit.

Sebut saja, penyakit pada infeksi saluran kemih juga infeksi pada vagina. Akan tetapi, mereka memang sangat terpaksa memakai pembalut tersebut dikarenakan tidak lagi mampu membeli pembalut asli apalagi meminta bantuan pada pemerintah. Menurut Mayor Colin Bradshaw, selaku pemimpin DSA bertempat di Durham, apabila ia sangat terkejut dengan adanya situasi ini yang sampai sekarang masih terjadi di Inggris.

“Menurut saya, seharusnya perempuan jangan sampai ada terus didalam situasi seperti ini, ” katanya, hari Kamis (17/3).

Pembalut dari Koran dan Kaus Kaki ini ternyata memang telah lama terjadi dan membuat wanita di Inggris resah. Sehingga muncul petisi yang memohon kepada Perdana Menteri Inggris, David Cameron supaya bisa menghapus pajak tampon yang telah ditandatangani sampai 317.765 orang.

Sponsored Ad

Related Posts