Jalan Sinopsis Jodha Akbar Episode 81 – 88

views 13679 Kali dilihat
Jalan Sinopsis Jodha Akbar Episode 81 – 88by Eka Saputraon.Jalan Sinopsis Jodha Akbar Episode 81 – 88Buku Sinopsis Jodha Akbar Episode 81 – 88 — Penasaran seperti apa jalan cerita dari jodha akbar pada episode 81 – 88 kali ini, ayo simak saja dibawah ini SINOPSIS JODHA AKBAR EPISODE 81 semua pasukan sudah berkumpul, maham anga di temani para petinggi kerajaan berdiri ditengah2. maham mengumumkan jika kerajaan mughal saat ini dalam […]
Buku Sinopsis Jodha Akbar Episode 81 – 88 — Penasaran seperti apa jalan cerita dari jodha akbar pada episode 81 – 88 kali ini, ayo simak saja dibawah iniJalan Sinopsis Jodha Akbar Episode 81 - 88

SINOPSIS JODHA AKBAR EPISODE 81

semua pasukan sudah berkumpul, maham anga di temani para petinggi kerajaan berdiri ditengah2. maham mengumumkan jika kerajaan mughal saat ini dalam keadaan genting. raja sedang terluka ketika berburu, kondisi nya kritis, begitu pula dngan kerajaan. musuh tidak boleh tahu keadaan ini. jika musuh tahu nyawa raja terancam mereka mungkin akan menyerang. mereka harus selalu waspada, jk melihat hal yg aneh terjadi di istana mereka harus segera melaporkan ke pihak yg berwenang, inilah saat nya membuktikan loyalitas mereka ke kerajaan mughal.
salima mengumpulkan para ratu dan pelayan, ia meminta agar keadaan ini jangan sampai di ketahui orang luar, ia jg meminta agar ruqaiya jgn sampai tahu, sesuai perintah ratu hamida. sebab ruqaiya mungkin saja tidak bs mengendalikan emosinya dan marah ke pembawa kabar. dengan tegas salima berkata, siapun yg memberitahu ruqaiya akan di anggap bersalah dan di hukum. setelah salima pergi, salah 1 ratu berkata siapa yg akan memberitahu ruqaiya keadaan raja dan bhwa jodha telah mengeluarkan peluru senapan. gossip menyebar dengan cepat, baik pelayan maupun ratu membahas hal yg sama, bhkan resham khan memperkeruh suasana dngan berkata jodha sengaja melakukannya.

adham dan 2 orang sekutu nya bersulang atas keadaan jalal, adham berkata ratu jodha telah melakukan apa yg seharusnya mereka lakukan, namun jk mereka menjadi jodha bukannya mengeluarkan peluru namun akan langsung menembak jantung jalal.
salima, hoshiyar dan pelayan2 lainnya sedang berdiskusi, siapa yg akan memberitahu ruqaiya? salima mengingatkan mereka tentang hamida, namun seorang pelayan ngotot, ruqaiya harus d beritahu. mereka sedang meminta spaya hoshiyar memberitahu ruqaiya saat jodha datang, jodha belum berganti pakaian. jodha berkata ruqaiya harus di beritahu keadaan raja. salima mengatakan jodha tidak tahu bagaimana sifat ruqaiya. jodha menjawab, ia memang tdak tahu tentang sifat ruqaiya, namun yg ia tahu, ruqaiya harus diberitahu keadaan raja, sebab tdk adil jk seorang ratu tdak mengetahui kondisi raja. jodha jg berjkata :” karena kecelakaan terjadi saat raja berburu bersamaku, maka aku berkewajiban memberitahu ruqaiya secara langsung”

ruqaiya sedang bersantai, para pelayan memijatnya, pelayan melarang jodha masuk sebab saat ini ruqaiya sedang beristirahat. namun jodha berkata jk ini sangat penting dan berjalan masuk. jodha berdiri di dekat ruqaiya, ruqaiya menegur jodha krna masuk k kamarnya, pdhal pelayan sudah melarang, ruqaiya bertanya mengapa pakaian jodha berantakan? ruqaiya mulai khawatir melihat jodha hanya berdiri dan menangis, ia bangkit dan bertanya :” dimana jalal? kau bersamanya bukan?” ruqaiya mengguncang tubuh jodha, terus bertanya jalal dmana.. jodha bercerita dngan terbata2 ruqaiya kaget mendengarnya, ia menampar jodha hingga terjatuh, ruqaiya menyuruh jodha bercerita dngan jelas. ia bertanya apakah jalal baik2 saja atau tidak? jodha menjawab jk jalal msh hidup. ruqaiya mencengkram tangan jodha dan bertanya bgaiman hal itu bs terjadi? jalal adalh seorang pemburu yg hebat. bgaimana bs ia terluka? jodha mengaku jk ia sudah mengeluarkan peluru dr senapan. ruqaiya marah dan menampar jodha lagi, mengapa jodha mengeluarkan peluru dr senapan jalal?
“kau pikir siapa dirimu?” ruqaiya berlutut dan mencengkram kedua lengan jodha “kau pergi ke Ajmer Sharif untuk mendoakan dia panjang umur atau untuk mendoakan kematiannya?” ruqaiya mengguncang jodha menyuruhnya menjawab. jodha terus menangis wajahnya terlihat sangat lelah, ruqaiya menuduh jodha ingin membunuh jalal, ia menampar jodha. jodha menjawab, ia tdak ingin jalal membunuh binatang tdk berdosa, ruqaiya semakin marah mendengar nya. jodha membahayakan nyawa jalal demi menyelamatkan binatang, bgaimana bs ia melakukan hal ini pd jalal? ruqaiya mendorong jodha dan menangis, ia meneriakkan nama jalal. ruqaiya mendorong jodha lg dan mengusirnya.

ruqaiya berlari ke kamar jalal. ia teringat masa kecil ketika ia dan jalal saling kejar2an di istana, ketika mereka menikah saat msh anak2, ketika bermain di atas pohon dan jg memberi makan burung di halaman. sejak kecil mereka selalu bersama, bermain dan belajar bersama. ruqaiya trus berlari, ia hampir tersandung.
di kamar jalal, semua orang bersedih, maham anga bahkan menangis melihat keadaan jalal. ruqaiya dtng dan menghampiri jalal, jodha jg datang namun hanya berdiri di kejauhan. ruqaiya menyuruh jalal membuka mata sebab kerajaan membutuhkan dia, semua orang membutuhkannya. ruqaiya putus asa, ia bertanya kpda hamida mengapa jalal tdak mau bangun. tabib berkata jk keadaan jalal sedang kritis, jalal kehilangan bnyak darah dan sampai sekarang msh berdarah, lukanya pun mulai membusuk. semua orang mendoakan kesembuhan jalal. jodha pergi dr sana.

[narator:” semua orang mendoakan kesembuhan raja, semua orang sedih mengenai apa yg terjadi, tapi beberapa orang senang setelah mendengar berita ini. para mentri yg memimpin kerajaan mughal ingiin menyembunyikan kabar ini dr musuh mereka. tapi beberapa mata2 berrhasil membocorkan informasi. semua orang di India tahu mengenai keadaan raja jalal. berita baik butuh waktu untuk menyebar, tapi berita buruk menyebar dngan cepat]

raja2 rajput sudah mengetahui keadaan jalal, mereka membicarakannya, mereka mendoakan kematian jalal.

di kamarnya, jodha sedang menumbuk bahan2 obat, jodha teringat saat di amer dulu ia meminta ijin nenek untuk membantu tabib yg sedang mengobati sujamal setelah di serrang cheetah. jodha ingin belajar cara pengobatan.
jodha terus membuat obat di bantu pelayan, hamida datang ke kamar jodha. jodha senang hamida datang, ia meminta hamida supaya memberikan obat buatannya kepada jalal. hamida menyuruh pelayan yg bernama Chanda untuk mengantarkan obat ke tabib agar di balurkan ke luka jalal, dan memberitahu tabib jk itu perintah dari nya. jodha yakin obat buatannya akan menyembuhkan jalal, hamida pun berharap obat jodha berhasil, krna jk tidak, maka hanya Tuhan yg tahu berapa lama jalal mampu bertahan. dan apabila jalal tidak selamat, maka jodha akan di hukum sbgai pengkhianat. hamida mengingatkan jodha bahwa baik jalal maupun jodha saat ini keadaanya tdak aman. salah seorang pelayan mungkin saja akan membunuh jodha krna menggangap jodha bersalah atas keadaan jalal. slah seorang ratu mungkin akan meracuninya, krna berfikir jodha telah membahayakan nyawanya, salah seorang prajurit mungkin menyerang jodha krna menganggapnya penghianat. itu karena jalal sedang sekarat.

jodha menjawab, “aku tidak keberatan mereka membunuhku ibu, kalu mereka senang dngan membunuhku, maka biarkan itu terjadi. kalau semua orang berfikir akku bersalah, menurutku aku memang pntas mati ibu” jodha menangis
hamida memegang lengan jodha :”di satu sisi kau memanggilku ibu, di sisi lain kau mengatakan aku harus membiarkan kau mati, seorang ibu akan melakukan apapun untuk menyelamatkan nyawa anaknya. aku tahu kau adalah menantuku, tp aku sudah menganggapmu seperti putriku, aku tidak akan snggup melihatmu dlam bhaya, seperti yg di alami jalal. aku sungguh berdoa agar jalal segera pulih, tap sampai hal itu terjadi, kau harus selalu berada di akamr ini, aku melarangmu meninggalkan kamar ini “
setelah hamida pergi, jodha berdoa di depan patung Khrisna,

di kamar jalal, tabib masih mengobati jalal, maham bertanya mengapa tabib dr Gwalior belum jg datang? pelayan datang membawa obat dr jodha, ia berkata kepada maham ini perintah dr ratu hamida, ratu jodha sendiri yg membuatnta. maham kesal krna hamida msh saja mempercayai jodha. gulbadan mengambil baki dr tangan pelayan dan menyerahkan ke tabib. setelah selesai membalurkan ke tubuh jalal, tabib berkata obatnya luar biasa, obatnya manjur. obatnya menghentikan pendarahan, semua orang tersenyum lega dan bersyukur kepada Tuhan.

beberapalama kemudian, tabib menyuruh semua orang berkumpul, orang2 mulai cemas lg, tabib berkata obat nya memang manjur, namun ada efek sampingnya, jalal demam tinggi, meskipus sudah di kompres, panasnya tdak mau turun. ruqaiya mulai menyalahkan jodha lagi, ia meyakinkan hamida jk jodha sengaja mencelakakan jalal, maham anga jg ikut menghasut hamida. maham bertanya kepada athgah knapa tabib dr Gwalior belum dtng jg? athgah lalu menerangkan di mana posisi tabib itu saat ini. maham memarahi tabib kerajaan, sudah menjadi tanggung jawabnya menyelamatkan raja, mereka akan menyediakan apapun yg di butuhkan, maham menangis memohon supaya tabib melakukan sesuatu. tabib berkata hanya mukjisat yg bs menyelamatkan jalal, dan menyuruh mereka semua berdoa,

SINOPSIS JODHA AKBAR EPISODE 82

tabib memberitahu jk 24 jam depan merupakan saat yg kritis bgi raja, apapun bs terrjadi. semua orang menangis mendengarnya. tabi lain sedang mengompres kening jalal.

Pelayan berlari menemui Jodha yg sedang berdoa di depan Patung Khrisna, ia membeitahu keadaan Jalal kpada Jodha. obat yg Jodha berikan membuat demam raja semakin memburuk dan tabib dr Gwallor blum jg tiba. meantap Patung , Jodha meratapi nasibnya :” Kenapa Kau mengujiku? aku hanya ingin menyelamatkan binatang tdak berdosa, namun kebalikannya, aku malah membuat nyawa raja dalam bahaya. lalu, aku membuat obat yg sama yg pernah menolong menyembuhkan lukanya sujamal, tapi obat itu memiliki efek samping bagi kaisar. kapan pun aku berusaha melakukan sesuatu yg baik, kenapa selalu berakhir dngan hasil yg mengerikan?

Hamida datang, menarik Jodha berdiri dan menyuruhnya ikut dengannya. Hamida ingin membawa Jodha ke tempat yg aman :” aku tahu kau tidak ada niat melukai jalal, aku tahu kau siapkan obat untuk menyembuhkan dia, namun sepertinya obat tsb memiliki efek samping. aku sudah peringatkan kau bahwa seseorang di istana ini akan berusaha balas dendam dan membunuh mu. baik nyawa Jalal atau pun nyawamu sama2 dalam bahaya, kau sebaiknya tidak berada di kamar mu”
jodha menolak bersembunyi, sebab itu membuktikan Jodha benar bersalah. dengan tegas Hamida berkata ini bkan lah permintaan seorang ibu namun merupakan perintah kerajaan, Hamida menarik tangan Jodha mengajak nya pergi ke tempat yg aman.

Salima dan ratu2 yg lain sedang bersiap untuk makan, Salima menyuruh mereka agar makan sepuasnya, sebab ini makan malam terakhir mereka, setelah mala mini mereka harus meminum racun. jika raja tidak selamat, maka mereka pun harus mengakhiri hidup mereka. dengan wajah sedih, mereka mulai makan. Ruqaiya datang bersama Hoshiyar, dengan sendu ia berkata, ia adalah orang pertama yg harus meminum racun, krna ia adalah istri pertama raja. setelah mengetahui kematian Jalal, musuh akan mulai menyerang dan melampaiskan kemarahan kepada para ratu, jdi ia lebih baik mati. Ruqaiya mengambil botol racun dan pergi. Salima menangis dngan keras.

di kamarnya, Adham khan sedang minum2 dan menghisap hookah. Javeda yg sedang lewat berkata, kerajaan sedang bersedih, namun Adham malah minum2 seperti sedang merayakan sesuatu. Adham menjawab jk ia minum untuk meredam kesedihannya. Javeda berkata, orang lain yg melihat bs salah paham, mengira Adham sedang merayakan sekaratnya raja. mereka bs di usir dr istana.

[narrator : beberapa orang di kerajaan Jalal menginginkan dia mati, dan ada beberapa orang yg siap meninggalkan kerajaan, mereka ingin kabur sebelum mereka di paksa melakukan hal yg mengerikan]

dua orang ratu tengah bersiap meninggalkan kerajaan, mereka membawa perhiasan untuk nantinya di jual. seorang ratu lewat dan berkata ia tdak akan meninggalkan raja dlm keadaan seperti ini, jk harus ia siap untuk mati.

adham khan sedang bersama shabudin, ia tdak sabar menunggu jalal mati, adham cemas jk tabib dr gwallor dtng tepat waktu untuk menyelamatkan jalal. shahbudin menyuruh adham jngan cemas, ia sudah menyuruh prajurit mencegat tabib. adham berbalik dan melihat syarifuddin, sharifudin berkata ia ingin berbicara secara pribadi dngan adham. setelah tinggal berdua, sharifudin berkata ia telah mendengar semua pembicaraan adham dan mengangap adham terlalu ambisius, adham siapapun yg menguping pembicaraan nya pantas mati, adham mengayunkan pedang nya namun sharifudin menangkis menggunakan pedang. syarifudin bertanya Delhi atau Agra? yg mana yg akan di pilih oleh Adham? adham bertanya bgaimana jk ia tdak ingin membaginya dngan sharifudin? syarifudin menjawab, maka ia akan merebut semuanya. jalal masih hidup tp mereka sudah berebut kekuasaan.

orang2 tampak sedang beribadah di ruangan masing2, mendoakan kesembuhan jalal.

pasukan adham dan pasukan sharifudin menghadang tabib dr gwallor, namun setelah melihat 1 sama lain kedua pasukan itu bertempur memperebutkan tabib. tabib dan rombongannya turun dr kuda, mereka berhasil kabur krna para pasukan sedang sibuk bertempur. athgah khan menyambut tabib, tabib ingin menceritaakan kejadian tdi, namun athgah menyuruh nya nanti saja membahasnya.

tabib bergegas mendatangi jalal, ia memeriksa jalal dan meminta di perlihatkan obat yg di gunakan pd jalal. setelah mencium obatnya, tabib berkata “hanya 1 orang yg bs membuat obat seperti ini, aku yg mengajarkan cara membuatnya” tabib teringat saat mengajari Jodha di amer,
tabib melihat kedatangan Jodha “ Ratu Jodha, aku yakin obat ini di buat olehmu” jodha mengangguk. melihat semua orang terkejut, tabib menjelaskan, dulu ia pernah di undang raja Bharmal untuk mengobati Sujamal yg luka nya mirip seperti jalal, Ratu Jodha belajar cara mengobatinya. tabib berkata jk Jodha telah memberikn obat yg tepat. tabib istana bertanya, jk obatnya memang tepat, mengapa demam raja semakin tinggi? tabib dr gwallor menjelaskan, itu krna efek obat, panas yg dihasilkan tubuh membasmi bakteri pd luka. cakar harimau beracun, obat ini mengandung penawarnya. raja akan segerra pulih. semua orang lega mendengarnya. jodha memberi salam ketika tabib memujinya “aku bangga ratu jodha yg dulu menjadi muridku menjunjung tinggi kehormatanku dngan memberikan obat yg tepat”

jalal akhirnya sadar, ia membuat tanda untuk meminta air, namun jodha mencegahnya. jalal belum boleh minum, itu bs membahayakan kesehatannya. tabib dr gwallor membenarkan, mereka harus menunggu bbrapa saat lg. hamida mengucap syukur krna jalal sudah selamat, ia mendoakan jalal panjang umur, yg di-Amin-ni oleh semua orang.

kabar membaiknya raja menyebar dngan cepat, semua pelayan dan preajurit membicarakan nya dngan raut wajah senang.

di kamarnya, Jodha sudah selesai menyalakan lilin minyak, hamida datang membawa hadiah. hamida memberi Jodha Alquran. hamida menjelaskan jk Gita adalah kitab suci jodha, maka Alquran ini merupakan kitab suci Islam. hamida memberikannya sbgai hadiah krna telah menemani jalal ke Ajmer Sharif. jodha menerimanya, dan menempelkan keningnya. jodha berkata ia kan selalu menyimpannya, jodha meletakkan Alquran di meja, ia ingat ketika jalal mengajari nya cara berdoa secara islam ketika berada di Ajmer Sharif, Jodha lalu melakukannya. moti dan hamida terkejut mendengarnya, hamida bertanya siapa yg mengajari jodha cara berdoa seperti itu? jodha menjawab raja lah yg mengajari ny ketika Di ajmer Sharif dlu, hamida senang mendengarnya. selama ini hamida berfikir jalal akan belajar sesuatu dr jodha, tp tampaknya jodha lah yg yg belajar sesuatu dr jalal. jodha tersenyum “tidak penting siapa yg mengajarkan, siapapun tidak boleh melewatkan kesempatan untuk belajar, dalam setiap agama, ritual untuk berdoa yg di lakukan berbeda, tp maksud dan ketaatannya sama. kepercayaan kami pd Dewa dan keyakinan kalian itu mirip. aku merasa damai saat berada di Ajmer Sharif seperti saat berada di kuil. saat sembahyang di masjid atau di kuil, tujuannya adlah sm, memuja Tuhan. saat mendengar Qawali, aku merasa seperti mendengar Bhajan” jodha memberitahu hamida jk ia melihat sisi lain jalal di ajmer sharif, mitos bhwa rahja tidak memiliki hati telah di patahkan, ternyata raja memiliki hati. ..

akhirnya… untuk sementara badai telah berlalu

SINOPSIS JODHA AKBAR EPISODE 83




untuk merayakan kesembuhan jalal, ratu hamida sudah memerintahkan untuk membagikan makanan dan pakaian ke orang2 yg membutuhkan, hamida mengajak jodha untuk menyasksikan. athgah khan dngan di bantu beberapa orang sedang membagi2kan sedekah. para penerima sedekah berterimakasih dengan cara mendoakan jalal panjang umur. pelayan mendekat, jodha menyumbangkkan perhiasannya. semua orang bergembira, hanya maham yg duduk diam menyaksikan, wajahnya terlihat tidak puas.
ruqaiya menghampiri maham, ruqaiya berkata seluruh kerajaan mendoakan kesembuhan jalal. maham bertanya :”kau berdoa untuk siapa? untuk suamimu? atau untuk teman masa kecilmu? “ ruqaiya menjawab posisi raja jauh lebih penting, drpada posisi teman maupun suami. lagipula ia adalah ratu kepala, jadi ia mendoakan keselamatan nya sbgai raja. dan kini doa nya sdah terjawab, raja selamat.ratu hamidaa berkata jk doa Jodha kini sdha terrkabul, namun jodha menjawab kesembuhan raja berkat doa rakyatnya. hamida bertanya “kau tidak berdoa untuk kesembuhan raja?” dengan tegas jodha menjawab tidak! hamida kaget mendengarnya. jodha lalu menjelaskan “ aku berdoa untuk orang yg sangat dicintai oleh ibunya, aku berdoa kepada Dewa krna aku tahu keluarganya sangat mencintainya. aku berdoa untuk orang yg mendapatkan luka karena berusaha menyelamatkanku dr serangan macan. aku menyelamatkannya krna ia adalah manusia yg kebetulan merupakan seorang raja”
ratu hamida senang mendengarnya dan memuji jodha “bagus sekali jodha, aku tak tahu harus bangga krna sifatmu yg dewasa atau krna kebijaksanaanmu? kau berfikir seseorang itu awalnya adalah seorang manusia, lalu seorang anak, seorang kakak dan suami dan lalu barulah sbagai seorang raja”

pelayan memberikan perhiasan jodha kepada gulbadan, gulbadan memadang jodha, jodha member salam. maham dan ruqaiya melihat dr jauh, setelah ruqaiya pegi maham berkata sendiri “ menurut ratu ruqaiya, posisi raja jauh lebih tinggi dr suami atw teman masa kecil. itu seebabnya ratu ruqaiya akan selalu di hormati sbgai ratu mughal, tetapi ia tdak membuktikan diri sbgai isti yg baik bgi suaminya”

rahim berlari untuk menghadang jodha, ia minta di ceritakan kejadian saat berburu. namun jodha menolak, skrg bukanlah aktunya bercerita. jodha akan menceritakan nanti sebelum rahim tidur. rahim memaksa bhkan mengancam jodha, jk keinginannya tdk terkabul, ia akan melapor pd raja. jodha dan para pelayan tertawa mendengarnya, jodha membujuk rahim agar jangan marah. jodha kemudian menggandeng tangan rahim mencari tempat untuk bercerita. di akhir cerrta, rahim senang krna raja menang. rahim melihat pelayan membawa buah, ia bertanya buah2an itu akan di bawa kemana? jodha menjawab buah2an itu untuk raja.rahim jg menginginkah buah, jodha berjanji memberikan buah nanti untuk rahim. rahim menawarkan diri membawa buah tsb untuk raja, jodha melarang sebab sangat berat. rahim membuktikan diri ia bs membawa nya. jodha memperbolehkan rahim membawanya, namun ia memerintahkan pelayan mengikuti rahim.
di kamarnya, para tabib br selesai mengobati jalal. ruqaiya ada di sana menemani jalal. setelah para tabib pergi, ruqaiya berkata jalal pasti lapar, ia telah memvbawakan makanan manis untuk jalal dan menyuruh nya makan. rahim datang membawa buah, menyuruh jalal makan, ruqaiya tersenyum melihatnya. jalal member tanda supaya rahim mendekat, rahim mendekat dan menghitung luka d wajah jalal. jalal senang mengetahui rahim sdah bs berhitung. ruqaiya memuji salima krna telah membesarkan anak yg pintar. ruqaiya berkata salima sangat peduli kpda jalal hingga mengirimkan buah. dengan gembira ruqaiya berkata :”aku menghargai perbuatannya” rahim menjelaskan buah2an itu bkan dr ibu nya, melainkan dr jodha, ruqaiya lngsung cemberut. jalal bertanya :”buah ini dr ratu jodha?” rahim bertanya apakah jalal mau memakannya? jalal mengangguk, rahim mengambil apel dan memberikan pd jalal. rahim bertanya, apa iya boleh bermain? jalal mengizinkan. jalal memakan apelnya, dia bertanya pd ruqaiya, “ apa kau menghargai perrbuatan ratu jodha, ruqaiya?”
ruqaiya menjawab “ ia mengeluarkan peluru dr senapanmu, dialah alasan kau seperti ini. tak ada perbuatan yg bs menebus itu” jalal mengingatkan ruqaiya, berkat jodha lah jalal bs sembuh. jalal mendengar jk jodha yg menyiapkan obat untuk di oleskan pd luka nya ssbelum tabib dr gwallior tiba.. dengan kesal ruqaiya bertanya :” jk ia memang menginginkan mu sembuh, mengapa sejak awal dia membuatmu terluka? kenapa kau msh membelanya setelah apa yg dia lakukan pda mu?” ruqaiya memberitahu jalal jk ia sangat marah pd jodha, ia bhkan menampar jodha. jalal menggigit apelnya. ia tidak setuju dngan perbuatan ruqaiya, jalal berkata jodha telah membuat kesalahan besar, seharusnya ruqaiya memberinya hukuman yg lbih berat (kalo pas gini benci banget ama jalal)

di kamarnya, javeda sedang menuang minuman untuk adham, adham berkata : “ Fatima kau sangat cantik” javeda yg lugu mengira adham memuji dirinya, javeda berkata ia selalu senang jk adham memujinya, namun kenapa adham selalu salah memanggil namanya? ia mengingatkan adham jk namanya javeda, j-a-v-e-d-a. adham menghadiahkan javeda kalung berlian, javeda senang menerimanya, ia melihat berliannya terlalu berkilau, ia bertanya apa adham yakin ini berlian asli, biasanya berlian asli agak kusam. adham marah, ia mengambil kembali kalungnya dan berkata javeda memang hanya pantas memakai berlian tiruan. ia mengusir javeda. sharifudin dtng menemui adham, adham lalu memberi tanda supaya javeda pergi dr situ, sebelum pergi javeda mengambil lg kalungnya, membuat adham semakin kesal.

setelah tinggal berdua, adham berkata ia senang sharifudin dtng, mereka harus memutuskan siapa yg memimpin di agra dan siapa yg di delhi.. sharifudin menjawab tdak 1 pun dr mereka yg akan naik tahta sebab jalal selamat. adham marah, bgaimana mungkin jalal bs selamat, pdhal mereka sudah menahan tabib dr gwallior..
sharifudin menjelaska, itulah kesalahan mereka. mengirim 2 pasukan, para prajurit mlh jd bertarung 1 sm lain. lgpula tanpa tabib pun jalal akan tetap selamat, sebab sblum tabib dtang jodha sudah terlebih dahulu membuatkan obat yg berhasil menyelamatkan jalal. adham marah mendengarnya, ia tidak ma uterus tunduk pd jalal, ia akan memberontak. namun di cegah oleh sharifudin, ia menyuruh adham menunggu, semakin dekat mereka dngan raja, smakin besar kesempatan untuk membunuh jalal.

jodha sedang duduk di depan cermin, moti dtng dan bertanya apakah jodha membutuhkan sesuatu? jodha menjawab tidak. ruqaiya datang dan menyindir jodha “ ia sudah mendapat bnyak pujian krna menyelamatkan nyawa raja, aku yakin ia tidak butuh apapun lg. benar kan ratu jodha?” jodha berdiri dan bertanya mengapa ruqaiya dtng k kamarnya? ruqaiya mengingatkan bhwa jodha pernah memasuki kamarnya tanpa izin, namun sbgai ratu kepala, ruqaiya tdk memerlukan izin untuk memasuki semua ruangan yg ad di istana. ruqaiya melihat pipi jodha “aku yakin bekas tamparanku msh ada di pipi mu?” jodha menjawab :”jk kau blum puas, kau boleh menamparku lg” ruqaiya tertawa, hr ini ia sangat bhagia krna raja sudah tdk dlm bahaya, ruqaiya mmenunjuk wadah obat dan bertanya apakah itu obat yg menyelamatkan raja? jodha mengangguk. ruqaiya lalu mengambilnya dan mengoleskan di pipi jodha. jodha terkejut, ruqaiya lalu berkata “ kaulah yg mengajarkanku, siapa yg membuat luka dialah pula yg harus menyembuhkan. benar bukan? “ ruqaiya memperringatkan jodha “ hanya krna aku mengoleskan obat ini di pipimu, jangan kau berrfikir jk kau tdak pantas mendapat tamparan itu”

resham memijat maham, ia membujuk maham anga agar memberitahunya apa yg saat ini maham pikirkan, maham berkata “ resham, aku hanya berfikir kalau ratu jodha telah membuat kesalahan yg besar. dia telah membahayakan nyawa kaisar, namun ia berhasil lolos dr hukuman dengan mudah. dia hanya buatkan obatnya, dan tidak ad lgi yg menyalahkannya”
maham menunjuk resham “resham, katakana yg sejujurnya padaku, apakah kau mau melihat ratu jodha menjadi mariam uz-zamani?”
resham segera menjawab ”tidak!! bahkan tidak dalam mimpi terburukkku. ratu hindu tidak akan pernah menjadi mariam uz-zamani “

maham menerangkan :”ini bkan mengenai agama, ini mengenai perubahan peraturan lama. kalau apa yg aku ramalkan ternyata menjadi kenyataan, maka akan terjadi bnyak perubahan dlm kerajaan kita”
resham bertanya bgaimana cr mencegahnya? maham menjawab, orang yg bs mencegah kebodohan ini tidak mau mencegahnya, ruqaiya akan kesal jk terjadi perubahan namun ia tidak mau mencegahnya.

“resham, sejak jalal kembali dr Ajmerr Sharif, aku bisa merasakan ada yg berubah dr dia. keadaan sepertinya tidak memihak kepada kita” resham menganjurkan agar mereka membicarakan nya dengan ruqaiya, namun, menurut maham ruqaiya tdak akan bs mencegah perubahan yg sedang terjadi antara jodha dan jalal, yg ruqaiya pikirkan hanyalah menjadi ratu kepala. “namun, akku bs melihat dngan keempat ,mataku bhwa keadaan tidak akan sama lgi” resham bertanya “kau bilang empat mata?” maham membenarkan, Tuhan telah memberinya 2 mata, tp ia punya 2 mata yg lain di dalam kepalakku , maham menunjuk kepala nya.

raja bharmal datang ke agra, athgah khan yg menyambut. moti melihat kedatangan bharmal, ia memberitahu jodha. moti berkata mungkin bharmal dtng setelah mendengar insiden d hutan, jodha menjawab itu tdak mungkin sebab butuh waktu untuk menyampaikan pesan k amer, jdi itu berarti bharmal dtng krna masalah lain.

athgah mengantar bharml menemui jalal, maham membangunkan jalal yg sedang istirahat, memberitahukan kedatangan bharmal. jalal menyuruh bharmal duduk. bharmal menanyakan keadaan jalal. jalal menjawab ia sudah baikan, hanya lukanya memang butuh waktu untuk sembuh. bharmal berkata ia tidak tahu bgaimana cr ny berterimakasih kepada jalal krna telah mencarikan Sukanya calon suami, ia datang untuk berterimakasih, namun setelah mengetahui keadaan jalal, ia bingung bgaimana mengungkapkan perasaan bhagianya. maham bertanya ada masalah apa? bharmal menjelaskan tentang pertunangan Sukanya. yg terwujud berrkat bntuan jalal. jodha datang dan menguping, ia kaget mendengar pertunangan sukanya.
bharmal mengundang jalal ke amer, sebab dlam tradisi rajput, kakak dan kakak ipar harus dtng ke perrnikahan sang adik, itu akan membawa keberuntungan bgi mempelai. bharmal jg ingin mengundang semua kerabat dekat jalal ke pernikahan sukanya.

jodha yg masih menguping berbicara dlm hati “ raja menemukan calon suami untuk Sukanya? bgaimana itu bs terjadi? “

SINOPSIS JODHA AKBAR EPISODE 84




Ruqaiya dtng menemui jalal di taman, ia membawa ramuan obat. ruqaiya menyuruh para pengawal pergi. melihat raut muka ruqaiya yg agak kesal, jalal berkata “sebelum kau merawat luka ku, kumohon beritahu aku apa yg kau pikirkan?” ruqaiya menjawab, jk memang jalal begitu mengenalnya ddngan baik, seharusnya jalal mengetahui apa yg ia pikirkan, mengapa masih bertanya? jalal menjawab, itu krna jalal ingin mendengarnya langsung dr ruqaiya. ruqaiya lngsung mulai bertanya, “pertanyaan pertama, mengapa kau mencarikan calon suami untuk adik jodha, Sukanya? “ jalal menghunus pedaang
“pertanyaan kedua, apa yg kau putuskan saat raja Bharmal mengundangmu datang ke Amer?” jalal menatap pedangnya
“pertanyaan ketiga, apa kau akan pergi kesana? “ ruqaiya trus bertanya“pertanyaanmu sangat menarik ruqaiya,” ruqaiya duduk di hadapan jalal.
jalal melanjutkan jawabannya “menjawab pertanyaanmu yg pertama, mencarikan calon suami untuk Sukanya bukanlah berarti memberikan hadiah bgi ratu jodha, aku punya tujuan politik di balik semua itu. jika persekutuan itu sampai terjadi, Dhavarghah akan berada di bawah kekuasaan kita. ruqaiya, sebelum aku sudah banyak raja dan kaisar yg mencoba merebut india dngan paksa, tapi mereka gagal. aku menggunakan senjata persekutuan politik. persekutuan itu adlh senjata yg menarik, dimana di setiap persekutuan itu kekuasaan ku di Negara ini akan semakin berkembang”
ruqaiya memuji jalal dan menanyakan jawaban kedua, jalal balik bertanya :’apa kau ingin tahu apa yg kupikirkan tentang undangan raja bharmal itu? raja bharmal sangat bahgia, ia tdk pernah mendapatkan calon yg cocok untuk putrinya. dan skrg ia sdah mendapatkan calon yg cocok dr bangsanya, dan akan menjadi menantunya. dia ingin aku hadir di pernikahan itu dngan ratu jodha. di dalam jawaban ini kau akan bs menemukan jawaban dr pertanyaan ketiga mu. aku akan pergi ke amer” ruqaiya tidak senag mendengarnya.
jalal menunjuk obat yg d bawa ruqaiya, ia bertanya mngapa ruqaiya membawanya? jalal bertanya bukankah itu obat yg di buat oleh jodha? ruqaiya membenarkan, ia memuji jodha krna membuat obat yg luar biasa. ruqaiya tdak mengerti apa tujuan jodha mau membuatkan jalal obat.. jalal memberitahu jka ruqaiya tidak ada bedanya dngan jodha, “pertama kau mengeluh, lalu kau memujinya, aku merasa jk memahami pemikiran dr seorang ratu lebih sulit di banding memahami masalah politik”
ruqaiya tersenyum membenarkan, seorang pria memang sulit memahami wanita, tp tidak sulit bgi seorang teman untuk memahami pikiran temannya, “dan aku sebagai teman kecilmu, aku ingin memberitahumu kau tidak akan pergi ke amer, krna aku tdak akan mengizinkan mu pergi kesana’ ruqaiya lngsung pergi setelah mengatakannya.. jalal berbicara sendiri “dialah satu2 nya yg bs mempengaruhiku, ruqaiya itu sangat aneh,”

keesokan harinya, di ruang sidang jalal berkata “ mereka blng jk ada malam, maka akan selalu ada siang. dan di balik penderiataan selalu ada kebahagiaan. itu sudah menjadi hukum alam” raja bharmal mengangguk membenarkan. jalal mengucapkan selamat atas pernikahan Sukanya. krna raja bharmal mengiginkan ia dan kerabat dekatnya hadir, maka jalal memutuskan untuk menerima undangan raja bharmal. ratu hamida senang mendengarnya, jodha terlihat sedikit kaget krn jalal stuju datang. hanya maham yg tidak suka mendengarnya. raja bharmal mengucapkan terimakasih, krna dlm tradisi rajput kehadiran kakak dan kakak ipar itu penting, bharmal senang sekali dngan keputusan jalal. jalal berjanji tidak akan terjadi hal yg buruk dlm pernikahan sukanya, ia akan datang sbgai menantu.

maham sepertinya tidak setuju mendengar keputusan jalal bgitupun dngan adham khan,. dlm hatinya adham bertanya2 “ ada apa dngan jalal? mengapa ia memberikan perhatian yg bgtu besar kpada ratu jodha dan keluarganya? “ maham ingin mengutarakan pendapatnya, namun jalal tdk member kesempatan. jalal memerintahkan maham untuk membantu ibunya menyiapkan hadiah untuk pernikahan sukanya. maham senyum dngan terpaksa dlm hati ia berkata, jalal bs saja memerintahkanratu jodha ke amer sendiri, kenapa jalal bersedia ikut pergi?

raja bharmal pamit pulang ke amer, jalal mengijinkan sebab ia tahu bharmal harus mempersiapkan pernikahan. jalal berkata ia akan datang ke amer tepat waktu. raja bharmal memandang kea rah jodha dan tersenyum. jodha berdiri, ia member salam pd ayahnya.

maham anga sedang berdiskusi dngan adham dan athgah. maham tdk mengerti knpa raja mau pergi ke amer. semua raja rajput membenci jalal, dngan pergi ke amer, jalal memberikan para raja rajput kesempatan untuk membunuhnya. maham meminta athghah meyakinkan jalal. hidup jalal br saj dlm bahaya, maham tdk ingin jalal mendapat bahaya lg. athgah mengangguk setuju.. maham melihat adham hanya diam saja, maham bertanya pa yg sedang dia pikirkan? adham berkata ia tdak punya alasan untuk menentang keputusan raja, sebab semua perkataan raja adalah hukum. namun athgah tdak setuju, kali ini harus ada yg menentang keputusan raja, athgah berkata ia akan memperingatkan raja. maham senan mendengarnya, mereka semua akan mencoba berbicara dngan raja, maham berkata ia tdak mengerti mengapa jalal mau menerima undangan mereka.. jalal yg br datang mendengar pertanyaan maham, ia kemudian menjelaskan jk seorang raja tidak bs menolak undangan perdamaian perang. maham berkata “jalal, kami semua punya perrmintaan padamu, aku mohon jangan ke amer” athgah khan mendukung permintaan maham. raja2 rajput telah menganggap jalal sebgai musuh.. jalal menjawab ‘tapi aku punya teman di antara mereka athgah khan, dan lagi akulah yg membuat persekutuan ini. jk aku tidak hadir dlm pernikahan, itu bs di anggap meremehkan”
maham berkata :” tap jalal, musuh-musuhmu..” jalal menyela “ maham anga, aku selalu punya musuh kemana pun aku pergi, tapi seperti biasa, aku akan menghadapinya dengan berani” athgah berkata mereka akan melaksanakan semua perintah jalal, athgah akan mengirim pasukan dalam jumlah besar untuk melindungi jalal. athghah minta maaf , jk ada rakyat rajput yg berusaha menyakiti raja, mereka tidak akan bs mengampuni nya. jalal berkata ia percaya pd athgah, walaupun itu keluarganya sendiri, jalal yakin athgah tidak akan mengampuninya. setelah jalal pergi, maham berkata ia tdak perrcaya, bgaimana bs athgah menyetujui keputusan jalal? athgah menjawab jk ucapan raja sama dngan sebuah perintah, dan sudah kewajibannya melaksanakan perintah raja. athgah tdak bs menghentikan raja, namun ia bs menghentikan musuh raja.

setelah athgah pergi, maham bertanya pd adham apa ia belum selesai berfikir? adham menjawab ia sudah selesai berfikir, kini saatnya bertindak.. adham lalu pergi. maham khawatir, kini ia harus ikut ke amer untuk mencegah adham berbuat bodoh.

jalal sedang berada di kamarnya, ia menatap cermin, melihat luka2 di wajahny. jalal berkata jk luka yg di buat macan sangat aneh, bhkan setelah lukanya sembuh bekasnya msh tetap tampak. pengawal dtng mengabarkan kedatangan jodha. jalal memberi izin. jodha masuk ke kamar jalal, jalal melihat jodha melalui cermin “aku br saja akan menemuimu ratu jodha, kau memberikan luka ini dan kau jg yg menyembuhkannya. aku ingin tahu kapan bekas luka ini akan hilang?” jodha mengabaikan pertanyaan jalal, ia malah bertanya apa jalal sudah memutuskan perrgi ke amer bersama seluruh keluarga? jalal menyindir jodha, ” untunglah luka ini di buat oleh macan. bekasnya akan hilang dengan cepat. jk luka ini di akibatkan oleh macan betina, maka bekas luka nya tidak akan hilang selamanya”
jodha kesal mendengarnya “ aku bertanya padamu. aku tahu kau itu punya kebiasaan mengalihkan pertanyaan dengan hal lain” jalal menjawab jk jodha pun memiliki kebiasaan yg sama, jodha berkata ia tidak akan pergi sebelum ia mendapat jawaban. jalal bertanya apakah jodha tidak suka dengan orang2 yg akan menemaninya ke amer? jodha menjawab jk seluruh keluarga jalal akan di sambut dngan penuh hormat di amer, tp mengapa jalal mau pergi ke amer dngan membawa bgitu banyak tentara? itu akan di anggap meremehkan rakyat amer. apa jalal ragu akan keamanan yg di siapkan ayahnya?
jalal menjelaskan ” sama sekali tidak, ratu jodha. aku tahu jk rakyat amer sangat setia padaku, kakakmu sudah menunjukkan hal itu ketika mereka berperang bersamaku. tp bgaimana dngan yg lainnya? kau melihat sendiri jk seorang rajput berusaha menyerangku saat kita dalam perjalanan ke Ajmer sharif. selama pernikahan itu aku akan di kellilingi oleh orang2 rajput. apa menurutmu jk nyawaku tdk dalam bahaya saat bersama mreka? itulah alasannya aku membawa mereka, hanya untuk menjamin keselamatanku, dan semua itu tidak di rencanakan. saat musuh2 ayahmu melihat tentara ku dlm jumlah yg besar, mereka akan berfikir kembali. bhkan aku jg punya pertanyaan untukmu , ratu jodha. apa kau marah krna pernikahan itu, atau krna akulah yg mengatur perjodohan itu? “ jodha menjawab ia ingin berterimakasih pd jalal, atas pernikahan itu, tapi…
jalal berbalik kearah jodha, mengejek jodha ” sekarang apalagi ratu jodha? jk aku melakukan hal yg jahat, kau akan marah padaku. jk aku melakukan sesuatu yg baik, kau jg marah. apa kau sudah seperti ini semenjak kecil, atau kau melatihnya secara khusus?” jodha yakin jk jalal punya tujuan khusus mengatur pernikahan sukanya. jalal tertawa dan menjawab mungkin, jalal berkata krna dia telah melakukan sesuatu yg baik untuk jodha dngan mengatur pernikahan sukanya, maka ia ingin mendapat balasan. jodha sudah tahu jalal akan berkata bgtu, jodha tahu bagaimana cara berfikir jalal, ia tidak akan melakukan sesuatu jika tidak mendapat balasan. jalal tersenyum mendengarnya, jk jodha sudah tahu, mengapa msh membuang-buang waktu dngan berrtanya? jalal mnyuruh jodha melakukan persiapan untuk berangkat ke amer.
jalal mengejek jodha lg “ kirim pesan kepada kakakmu untuk membuat persiapan yg cukup untuk keselamatanku, aku akan membawa tentaraku untuk melindungiku dr serangan musuh2ku, tapi siapa yg bs melindungiku dr macan betina? maksudku, hidupku selalu dalam bahaya saat kau ada di sekitarku”
jodha kesal dan tidak percaya mendengarnya ;”apa?”
jalal tersenyum usil, :” aku mengatakan yg sebenarnya ratu jodha, amarahmu itu selalu ingin meledak seperti sebuah meriam, lidahmu tajam seperti pedang, dan pandanganmu mematikan seperti bisa ular, jk aku diserang secara bersamaan dngan tiga hal ini, maka tdak aka nada yg bs menyelamatkanku.” jodha bertanya mengapa jalal mengejeknya? mengapa tdak menghukumnya? jalal meyakinkan bhwa jodha akan di hukum, “ saat kita dalam perjalanan ke amer, kau harus melakukan bnyak hal untukku, aku berfikir bgaimana jk kau harus membuat makanan untukku setiap hari? dan aku skrg sudah terbiasa memakan makanan pedas, bahkan jk kau menambahkan bnyak cabai, aku tidak akan keberatan” jodha pergi dengan marah.

jalal lalu mengambil salep buatan jodha dan berbicara sendiri “orang pasti berfikir mengapa aku melewatkan kesempatan emas ini untuk mempermalukan jodha, aku bs saja meminta dia membalurkan salep ini di lukaku. tp aku akan mendapat bnyak kesempatan saat di amer”



maham menemui ruqaiya dan meminta berbicara empat mata dngannya, ruqaiya berkata maham hanya dtng pd nya saat marah saja. ia tahu maham ingin bertanya mengapa jalal menyiapkan pernikahan adiknya jodha. maham dengan menjawab :’tidak!! aku datang untuk memberitahumu jk jalal menerima undangan raja bharmal” ruqaiya terkejut mendengarnya. majam lalu melanjutkan “jalal sdah memerrintahkan semua orang terdekatnya untuk pergi ke amer ” ruqaiya lngsung berdiri “apa?”
maham bertanya apa ruqaiya blum mengerti jg maksud semua ini? awalnya jalal mengatur perjodohan sukanya, lalu ia jg akan menghadirinya. jalal melakukan semua ini untuk jodha. maham sdh pernh memperingatkan ruqaiya, jk jodha tetap hidup ia akan membuat masalah untuk ruqaiya. ruqaiya tertawa mendengarnya, ia anggap maham terlalu takut pd jodha, ruqaiya mengingatkan maham bhwa baginya jodha hanyalah semut kecil. maham Blik mengingatkan ruqaiya, maham pernah mengatakan jika seekor semut telah masuk ke telinga gajah, maka gajah akan kesakitan. semut akan bs membuat gajah menari sesuai keinginan si semut. apa ruqaiya tdak pernah berfikir jk jalal melakukan semua itu untuk kebaikan keluarga Jodha? tdk lama lg jodha akan merebut gelar ratu kepala dr ruqaiya. ruqaiya kesal mendengarnya, ia bertanya apakah maham dtang untuk mengatakan ini semua? apa skrg maham di pihak jodha? maham menjawab sampai mati pun ia tidak akan pernah memihak jodha, ia dtng untuk menyelamatkan posisi ruqaiya. maham mengingatkan ruqaiya jk ia pernah berkata bhwa jalal selalu mendengar dan menuruti kemauan ruqaiya. maham menantang ruqaiya untuk membuktikannya, cegah jalal ke amer.

adham sedang memberitahu sharifudin rencananya, dan bertanya apa pendapat sharifudin mengenai rencananya. sharifudin memuji rencana adham, mereka sedang membuat rencana untuk mencelakai jalal dan mengkambinghitamkan amer. adham bertanya mengapa sepertinya sharifudin sangat senang meencanakan kehancuran amer? sharifudin menjawab ia ingin membalas dendam kpda amer, kran dulu ia harus mengembalikan harta rampasan perang.

senja hari, jalal berdiri di dekat jendela melihat matahari terbenam. ruqaiya datang mendekat. ruqaiya bertanya mengapa jalal tdk menolak undangan raja bharmal? jalal berbalik menghadap ruqaiya dan bekata jk ia mencintai jodha. ruqaiya lngsung shock mendengarnya, jalal berkata “, tidak mudah bgi ku untuk mengatakan semua ini pdamu, tp inilah yg sejujurnya. aku tidak tahu kapan aku jatuh cinta padanya, saat aku melihat dia, hatiku berdetak dngan cepat, saat aku melihatnya menjauh, aku merasa kecewa. aku sangat mencintainya, aku akan melakukan apa pun untuknya. di semakin hari aku semakin mencintainya” jalal tertawa melihat wajah shock ruqaiya, ternyata itu hanya bohongan. jalal tertawa krna untuk pertama kalinya ia bs melihat wajah ruqaiya, ia berhasil membohongi ruqaiya. ruqaiya lngsung merasa lega mendengarnya ia meminta supaya jalal tdak bercanda seperrti ini lg. jalal menjelaskan pd ruqaiya jk ia pergi ke amer bkan untuk bersenang2, sebab seorang raja tdak punya waktu untuk itu, ia dtng k amerr untuk tujuan politik. ia menikahi jodha untuk menguasai amer, skrg ia melakukan hal yg sama dngan mengatur pernikahan sukanya, ia menghadiri pernikahan krna ingin amer menghormatinya dan menerimanya sbgai raja mereka, ruqaiya senang mendengar alasan jalal. ia memeluk punggung jalal dan memintanya cepat pulang. ia bersedia mengikuti jalal kemana pun jg asal bkan ke amer, sebab amer adlh rumah jodha, dia tidak akan merasa bhagia di amer.

SINOPSIS JODHA AKBAR EPISODE 85

narator ; [ raja bharmal telah sampai di amer, dia sedang sibuk membuat persiapan pernikahan sukanya. dia telah mengundang semua keluarga kerajaan. waktu nya semakin dekat]nenek, raja bharmal dan meenawati sedang berkumpul, nenek bertanya apa bharmal sudah mengundang pangeran pratap? raja bharmal menjawab “ ibu, kau tahu bgaimana perrlakuan pratap pda ku. dia telah menghinaku. ibu, dia membenci aku dan keluargaku, dia menganggap kalau kita itu adlh musuhnya, tidak ada penting nya mengundang dia” nenek mengingatkan jk mereka msh bersaudara, bibi bharmal berasal dr sana. tugas keluarga amer adalah mengundang mereka .biarkan mereka yg memutuskan apa mereka akan datang atau tidak, Bharmal ingin membantah, namun meenawati mendukung ucapan nenek, “pratap mungkin tdak ingin menjaga hubungan dngan kita lg, tapi kita jangan melupakan martabat dari persaudaraan kita”

narator : [stelah jalal dan jodha menikah, ada celah yg tercipta antara keluarga pratap dan keluarga bharmal, raja pratap blum siap untuk mengisi celah ini. tapi para wanita di kedua keluarga ini berusaha untuk menyatukan kembali kedua keluarga ini, agar semua pertalian ini tdak putus]

nenek dan meenawati menulis surat untuk mengundang keluarga pratap, pengawal dtng untuk mengirimkan surat tsb. akhirnya surat nya sampai di Mewar,

para wanita di mewar membacanya, isi suratnya “ semua luka akan sembuh oleh waktu, kita lahir dr ksatria keluarga kerajaan, lalu menikah dngan para ksatria, lalu kita melahirkan anak ksatria, kita ini seperrti benang, yg membuat keluarga ini bersatu, tapi kita telah gagal menjaga para ksatria ini tetap bersatu. ini lah tugas kita. hubungan ini bs terjadi krna kita para wanita, saat wanita menikah, dia akan menyatukan dua keluarga. ksatria itu menciptakan sejarah, namun para wanita tetap tidak di kenal. tp kita tdak melupakan tugas kita, cucu perempuan ku akan segera menikah, dan kami ingin putramu , pratap hadir di acara pernikahan . agar kita bs trus menjaga hubungan kita”

pratap membaca surat dr nenek, ia member tahu para pengikutnya jk raja bharmal mengundang nya ke amer, bhkan keluarga dr mempelai pria jg mengundang, pratap merasa dilemma. jalal adalah musuhnya, dan raja bharmal telah bergabung dngan jalal. prinsip pratap tdk mengijinkannya untuk menginjakkan kaki di rumah musuh. namun sbgai keluarga kerajaan ia harus menghormati par wanita. patap kemudian mendiskusikannya dngan seorang brahmana. brahmana menyuruh pratap untuk dtng k amer, selain untuk menghadiri pernikahan, itu jg akan menjadi kesempatan untuk mengetahui kekuatan musuh.

mata2 jalal melapor jk maharana pratap akan hadir di pernikahan sukanya. jalal senang mendengarnya, dan menyuruh pembawa pesan pergi. jalal memerintahkan agar membuat persiapan untuk ke amer, ia sudah tidak sabar melihat musuhnya.

di mewar, pratap mengumumkan ke pada mentrinya bhwa ia akan pergi ke amer, bkan sbgai teman. tp untuk mengetahui kekuatan jalal. pratap menghunus pedangnya, di agra pd saat sama, jalal jg menghunus pedang nya.

ratu hamida, jiji anga dan gulbadan sedang menyiapkan hadiah yg akan di bawa k amer, pelayan memberitahukan kedatangan jodha, hamida menyuruh pelayan membiarkan jodha masuk. jodha masuk dngan wajah yg ceria, ia memberi salam kepada hamida, jiji anga dan gulbadan. jodha melihat nampan2 yg berisi perrhiasan, ia bertanya kepada hamida tentang perhiasan2 tsb. hamida menjelaskan semua itu untuk hadiah pernikahan sukanya, jiji anga sudah membungkusnya selama 2 hari ini. jodha merasa terharu, tidak tau harus berrkata apa. hamida memarahi jodha, ia sdah menganggap jodha seperti putrid nya sendiri. hamida sudah menyiapkan beberapa hadiah untuk sukanya, sebab ia adik dr Ratu mughal, jd hamida jg menganggap sukanya seperti putrinya,. jodha berkata jk perhatian dan cinta hamida pd nya jauh lebih penting di banding semua hadiah, jodha mengatakan jk rakyat amer tdak akan pernh melupakan hadiah2 dr hamida. hamida menjawab, sudah tugasnya mengirimkan semua hadiah tsb, dan sukanya berhak atasnya. hamida berkata, ia tdk suka melihat jodha menangis untuk hal2 yg sepele, bhkan jk itu air mata kebahagiaan, jodha tersenyum dan menghapus air mata nya. jiji anga dan gulbadan ikut tersenyum

Narator jalal meninggalkan agra bersama keluarganya, rakyat amer sudah membuat persiapan untuk menyambut di, mereka tdak hanya membuat persiappan untuk pernikahan sukanya, tp jg untuk keamanan jalal, lalu baghwandas dan bharmal mengatur persiapan itu. lagi pula raja dr kerajaan mughal akan datang sbgai tamu. ]

di amer, bharmal bertanya pd baghwandas, apa ia sudah mengatur semua persiapan untuk menyambut jalal? bagwandas menyuruh ayah nya jgn khawatir, semua ny sdah siap. bharmal berkata jk amer harus menjadi perisai yg besar, agar tak seorang pun yg bs masuk dan menyerang jalal.


narrator [ bharmal ingin amer jd sperti sbuah perisai besar,tapi musuhnya jalal ingin menerobos masuk ke dalam perisai, dngan cara apa pun, mereka tdak ingin melewatkan kesempatan untuk melukai jalal]

pratap dalam perjalanan ke amer, ia masuk ke tenda untuk beristirahat, di sana sudah menunggu raja2 rajput lainnya. mereka ingin menyerang jalal sebab mengira jalal tidak membawa tentara. para raja tsb mengatakan ini adalah kesempatan baik yg tdak akan 2x. pratap membenarkan, ini memang kesem[atan baik, untuk para pengecut, bkan untuk para pemberani. ksatria haarus menyerang secara terbuka walau terluka, tidak boleh menyerang dr belakang dngan cara2 licik. ia tdak akan melakukan apa pun, sebab ia datang untuk menghadiri pernikahan.

di tenda mughal, javeda sedang mengendap2 mencari adham, ia takut mendengar suara2 binatang liar sehingga tidak bs tidur. javeda melihat maham, ia berlari memeluk maham, maham anga benar2 kaget di buatnya (lucu bnget liat muka kaget nya maham :D)
javeda :”kau sperti malaikat bgi ku?”
maham:”apa?”
javeda “aku takut sendirian, aku mohon temani aku ibu” javeda ingin memegang tangan maham, namun maham menampiknya
maham ”jika aku menemani mu, siapa yg akan melindungiku dr dirimu?’ maham ingin masuk ke tenda namun javeda mencegahnya
javeda “ berhentilah bercanda ibu, kau tidak bs percaya pd binatang. jk seekor macam bs menyerang dan melukai ksatria pemberani seperti raja, maka ia jg bs membunuh dan memakanku”
maham “ dia tidak akan bodoh bermain2 denganmu. kau akan baik2 saja”
javeda “ ibu, kumohon tetaplah bersama ku, untuk kebaikan makanan yg aku buat!”
maham “ aku bersumpah tidak akan memakan apa pun mulai dr skrang”
javeda ‘lakukan untuk kebaikan kemanusiaan”
maham “aku tidak punya prikemanusiaan javeda”
javeda “ jk macan membunuhku, kau akan kehilangan bnyak hal, “
maham :” dan aku akan kehilangan apa?”
javeda :” pikirkan saja, jk aku tetap hidup, nanti aku akan punya anak di masa depan, dan mereka akan menjadi cucumu, saat mereka dewasa nanti mereka akan menggoda mu, kau akan memberi makan mereka, memndikan mereka, dan menidurkan mereka. pikirkan itu, seekor macan mungkin akan menjadi alasan menghancurkan semua mimpimu”
maham menjawab dengan sengit “ tapi apa kau perrnah berfikir, jk macan itu membunuh ku, bkan dirimu, maka mimpiku jg akan hancur”
dengan yakin javeda menjawab “ ibu, macan tdak akan dtng ke sini, aku dengar jk macan itu takut pd api”
maham “apa maksudmu aku ini api?”
javeda “ tidak, aku tdak sedang membicarakanmu, aku sedang membicarakan api yg ada di belakangmu. aku akan mengambil obor itu, aku akan melindungi kita berdua, tunggu di sini” ketika javeda berlari untuk mengambil obor, maham anga cepat2 kabur (seorang maham tdak berkutik di hadapan javeda, hhahaa)

jodha bertanya pd pelayan, di antara semua tenda yg ada, yg mana yg merrupakan tenda nya? pelayan menunjuk sebuah tenda, namun h=jodha menjawab itu tenda raja, dan benarlah, jalal sedang berjalan keluar dr tenda. jodha berkata pd pelayan jk ternyata ia benar, pelayan memuji jodha, skrg jodha sdah mulai memahami raja, jodha memarahi pelayan, ia menyuruh agar jngan berlebihan, ia bs tahu itu tenda raja sebab banyaknya penjaga d dpan tenda.

jalal menatap dr jauh jodha yg sedang berbicara dngan pelayan, membandingkan nya dengan bulan. athgah khan dtng memberitahu jk ia sudah menyiapkan perahu untuk jalal, sebab ia tahu jk jalal sangat suka berlayar.
“bagus sekali, karna skrg sedang purnama, ini akan menarik sekali untuk pergi naik perahu di danau” jalal berkata bgtu smbil rus menatap jodha.
athgah berkata, saat ini mereka berada di wilayah musuh, dan jalal blum sembuh, jd ia menyarankan agar jalal tdak pergi sendirian, ia akan mengirim pasukan untuk menemani . hamida keluar dr kemahnya, ia mendengar ucapan athgah dan bertanya kemana athgah akan mengirim pasukan? athgah memberi salam dan memberitahu rencana jalal. jodha melihat kearah mereka. hamida berkata jalal tidak akan pergi sendiri, ia lalu memanggil jodha, ia bertanya apa jodha suka naik perahu? pelayan jodha yg menjawab, saat di amer dulu, jodha sering naik perahu. jodha member tanda agar pelayan nya diam. hamida memutuskn supaya jalal dan jodha menaiki perahu berdua. setelah hamida perrgi, jalal menyuruh jodha mengikutinya.

di perjalanan jodha mengomel “ dia itu suka yg aneh2 , ini sudah larut malam, dan ia ingin pergi naik perahu” jalal bertanya apakah jodha mengatakan sesuatu? dngan ketus jodha menjawab ‘memangnya kenapa? kau tdk pernah mendengar siapapun, kau memenuhi keinginanmu sendiri saja”

mereka tiba di tepi danau, perahu dan tukang perahu sudah menunggu, jalal naik ke atas perahu dan mengulurkan tangan, namun jodha mengacuhkannya. jalal menyuruh jodha agar tdakl berfikir macam2. jalal tdak ingin jodha terjatuh, jodha tdak akan bs naik ke perahu tanpa bantuan. jalal mengulurkan tangan nya lg, kali ini jodha menyambut uluran tangan jalal, namun ia terpeleset. untunglah jalal menangkapnya, mereka kemudian duduk, tukang perahu mendayung perahunya. jodha dan jalal duduk berrhadap2an. jalal trus menatap jodha, membuat jodha salah tingkah, saat akhirnya jodha melihat ke arah jalal, jalal berkata “ pelayanmu berkata kau suka naik perahu”
jodha menyindir jalal “ apapun kegiatan yg menyenangkan ataupun menyiksa, itu tergantung dr siapa yg menemaninya” jalal berkata jk tdak ada yg bs berdebat dngan jodha. jodha kesal mendengarnya, “itulah masalahnya yang mulia< kau tdak berbicara, kau hanya berdebat”

jodha melihat luka di tangan jalal berdarah, ia mencondongkan tubuh nya untuk menyendok air danau, namun itu membuat perahu menjadi oleng, jalal memegang jodha yg hampir terjatuh, jalal meledek jodha “hati2 ratu jodha, jk kau tenggelam, orang2 akan mengira aku yg melakukannya”
jodha mengabaikan ucapan jalal dan meraih tangan nya, menunjukkan luka di tangan jalal, jodha menyuruh jalal duduk dengan tenang, ia lalu menyendok air dengan tangan untuk membilas darah jalal, jodha melakukannya dngan telaten, ia kemudian membersihkan darah menggunakan selendangnya. jalal meringis kesakitan “pelan2 ratu jodha, jangan membuatnya bertambah parah” jodha marah, jk jalal tidak suka dngan apa yg dia lakukan, maka lakukan saja sendiri.. jodha langsung berdiri sehingga membuat perahu oleng. untung saja jalal sigap menangkapnya.. jalal tersenyum usil “ jangan lupa, aku menyelamatkan nyawa mu lg, duduklah” jodha duduk kembali, jalal trus menatap jodha, jalal kemudian membantu memakaikan kerudung jodha. jalal menggoda jodha lg “ jk tidak, orang2 akan berfikir aku berlaku tdak pantas pd mu” jalal menatap luka di tangan nya “ ratu jodha, aku rasa kau harus trus membawa salep special mu itu bersama mu. karena orang2 yg ad di dekatmu, mungkin bs terluka kapan saja,’

saat perahu akan mendekati tepian, jalal melihat gerakan di semak2.. jalal kaget melihat bnyak org bersembunyi di semak, sesaat kemudian hujan panah menghujani mereka, mengenai tukang perahu yg tewas seketika. jalal memeluk jodha untuk melindungi, jalal menyuruh jodhha tenang “tenanglah ratu jodha, aku bersama mu”

SINOPSIS  JODHA AKBAR 86

bantuan mulai datang, para prajurit jalal membalas memanah para penyerang. jalal menyuruh jodha tetap merunduk. ia mengambil kayuh, melihat wajah jodha yg ketakutan, jalal menyuruh agar jngan khawatir. ia mulai mendayung perahu ke tepian.athgah khan memarahi para prajuritnya, menyuruh agar penjagaan lebih di perketat. jalal dtng menghampiri, ia meminta pd athgah agar tidak ada orang yg tahu tentang kejadian tadi. ia memerintahkan mencari tahu siapa dalang nya. setelah berduaan dngan athgah, jalal mengutarakan kecurigaannya, jk dalang nya berasal dr perkemahannya sendiri, sebab orang luar tdak akan bs menembus penjagaan krna bnyak nypos jaga. athgah membenarkan, jalal menyuruh mencari tahu siapa pengkhianat yg menginginkan jalal mati..

di kemah nya, sharifudin dan adham sedang membahas penyerangan td, sharifudin berkata, sangat mudah mencari tahu siapa penghianat nya. adham menjawab, ia tdak mau membuang2 waktu dngan berfikir, ia hanya percaya pd tindakan. sharifudin mencela adham, walaupun anak maham, adham sama sekali tidak dewasa, jk memang adham merasa pintar, mengapa blum jg berhasil? adham menjawab, suatu saat rencananya pasti akan berhasil, ia akan membunuh jalal dan menjadi raja. saat itu adham akan menguasai agra dan jg delhi. sharifudin menyuruh adham berhenti berkhayal, jk trus seperti ini, adham akan berakhir di penjara. akibat perbuatan adham, skrg penjagaan akan semakindi perketat, tak akan ad kesempatan untuk membunuh jalal. sharifudin meminta adham belajar mengendalikan emosinya. belajarlah bersabar. adham marah, menurutnya orang yg sabar tdk akan pernah menjadi raja, org sabar hanya akan menghabiskan waktu nya hnya untuk menunggu,

jodha memasuki kemah jalal, jalal sudah duduk di ranjang bersiap untuk tidur, ia melihat kedatangan jodha dan bertanya “mengapa kau kemari ratu jodha? apa kau yakin kau tidak salah? seperrtinya kau salah masuk tenda?” jodha menjawab ia tidak salah, ia memasuki tenda yg benar, jalal sedikit kaget mendengarnya. dengan terbata2 jodha berkata “aku ingin memberitahu mu, mala mini aku akan bermalam di tendamu”
jalal bangun dr tempat tidur, ia meledek jodha “aku tidak percaya, aku rasa ini perrtama kalinya ada orang yg memerintah raja”
jodha mulai kesal, dngan yakin berkata :”kau tidak akan bs menolakku tidur di sini”
jalal bertanya apa maksud ucapan jodha? jodha menjawab, ia datang krna perintah hamida, hamida ingin supaya jodha tidur di tenda jalal.
“tentu saja, kalau Ia yg meminta mu dtng kesini, aku tidak akan bs menolakmu, kalau tidak, kau tidak akan menyukainya, iyakan ratu jodha?” jalal mengejek jodha
“aku mengucapkan selamat malam, selamat datang di tendaku, aku tdak keberatan membagi tendaku malam ini bersama mu” jodha berkata ia akan tidur di kursi, namun jalal berkata tidak, “kalau ibu tahu aku tdak berbagi tempat tidur dengan mu, dia tidak akan menyukainya” jalal menunjuk tempat tidurnya “Kau boleh tidur di sana, aku yg akan tidur di sini”
jodha dengan tegas menolak “aku tidak mau menerima bantuan apa pun dr mu, aku sangat mengenalmu, kau akan meminta balasan dr pertolongan mu ini, aku akan tidur di sini”
jalal meledek jodha “baiklah, kalau begitu semoga Tuhan menjaga ular dan kalajengking malam ini, itu krna aku tdak akan bs menjaga mereka, krna aku terlalu lelah setelah menyelamatkan nyawa orang lain, selamat malam ratu jodha” jalal kembali ke tempat tidur, menarik selimut lalu memejamkan mata.

jodha mulai agak takut, ia teringat saat jalal menarik ular dr pakaiannya saat perjalanan ke Ajmer sharif, dengan ragu2 ia mendatangi ranjang jalal, dan duduk di sisi ranjang, jalal tersenyum mata terrpejam, ia lalu mematikan lentera yg ada di sebelahnya. jodha menggumam “ mengapa kau mematikan lamupunya? Oh Dewi Amba, aku bhkan tdk bs meminta pada-NYA untuk menyalakan lenteranya kembali, jalal membuka mata, tersenyum keteka melirik mata. saat jodha melihat kea rah jalal, mata jalal sdah terpejam lg.

Narator [semua orang di amerr sibuk membuat untuk penyambutan besar keluarga mughal. lagipula, ini acara special, untuk pertama kalinya dalam sejarah, orang mughal di undang ke pernikahan rajput]

nenek dan bibi nya jodha sedang memeriksa persiapan, shivani menghias lantai dngan bunga, sepupu2 kecil jodha sedang mengagumi perhiasan2 hadiah dr amer, meenawati dtng dan menyuruh mereka pergi. pelayan datang membawa lebih bnyak perhiasan. Sukanya sedang mencoba perhiasan, memilih mana yg cocok dngan dirinya,


pengawal mengabarkan kedatangan jalal kepada raja bharmal. bharmal pergi untuk menyambutnya, semua keluarga jodha yg di amer ikut menyambut. mereka meberi salam. mansingh maju menyentuh kaki serta memeluk ayah dan paman2nya. meenawati dtng membawa sesajen penyambutan. meenawati menyambut mereka dngan penuh senyum, namun jodha tampak tidak senang. setelah selesai, bharmal mengumumkan “untuk pertama kalinya setelah menikah jodha dan suaminya datang ke istana kita, ini adalah acara yg sangat special n=bgi kami, Yang Mulia. silahkan masuk” semua orang bergegas masuk, hanya jodha yg jalannya lambat hingga tertinggal jauh. melihatnya, meenawati dngan gembira ingin menghampiri jodha, meenawati lngsung kecewa ketika jodha hanya melewatinya begitu saja. meenawati memperhatikan wajah jodha yg tadinya kusut lngdung ceria ketika bertemu adik2 serta ipar2nya, jodha tertawa dan memeluk mereka 1 per 1.

jodha memasuki kamarnya, ia terharu melihat kamarnya msh persis sm seperti ia tinggalkan dulu. pelayan nya jg mengatakan hal yg sama, ini hamper seperti mereka tdk penah meninggalkan amer. pelayan berkata “saat berada di rumah orang tua, kita merasa damai”
jodha menyuruh para pelayannya pulang ke rumah masing2 untuk menemui orang tua serrta keluarga mereka. jodha duduk di rnjang ia memperhatikan sekeliling kamranya, mengingat pertengkaran kecil nya dngan Sukanya dulu. meenawati masuk, ia melihat jodha duduk lalu menghampirinya. meenawati mengelus kepala jodha, jodha menoleh, setelah melihat ibunya, ia berdiri menghindar. meenawati berkata, ia tahu jk jodha marah padanya, krna itulah jodha menghindarinya.
jodha membenarkan, :”aku marah padamu, kau lah orang yg paling kupercaya, tapi kau tidak ada di sampingku saat aku membutuhkanmu. kau menyakiti perasaanku, kau menolak membawa ku ke amer di depan semua anggota dewan. lalu kau pergi dr agra tnpa menemuiku, apa yg telah aku lakukan sehingga mendapat perlakuan seperrti ini?” jodha berbalik pd ibu nya dan berkata “aku kenbali ke amer setelah sekian lama, tidak ada yg berubah dlm kamarku, hanya kau yg berubah ibu. kau tidak mau membawaku pulang bersama mu, apa kau tahu apa yg kurasakan saat kau menolak membawa ku pulang?”

dengan sedih meenawati balas bertanya,” apa jkau tahu bgaimana perasaanku saat tahu kau ingin pulang ke amer? seorang ibu itu harus berhati2 saat ia menikahkan putrinya, hanya krna kau sering menghadapi masalah setelah menikah, bukan berarti kau bs pulang ke rumah orang tua mu. jk aku menerrima mu kembali, itu menandakan pernikahanmu dngan raja sudah berakhir, aku mohon cobalah mengerti k=jodha. kau akan mengerti apa yg aku rasakan saat kau nanti menjadi seorang ibu”
jodha menangis mendengarnya, ia memeluk ibunya, ia berkata jk ia menyayangi ibunya dan tdak bs marah lama pda nya, meenawati terharu mendengarnya..

sukanya dan shivani dtng, ia meledek bhwa semua rasa sayang ibu nya skrg hanya di berikan pd putrid kesayangan nya saja. shivani berrkata dngan manja, jk mereka pun ingin menghabiskan waktu dengan jodha. meenawati mempersilahkan, sukanya dan shivani lalu maju memeluk jodha, jodha berkata pd sukanya “ kau akan segera menikah, tp kau masih saja cemburu padaku” sukanya menjawab, saat jodha tdak ada, ia sangat merindukan jodha. krna skrg jodha pulang, ia ingin mengenang saat2 indah mereka dulu.. shivani berkata, itu tidak adil, sukanya hanya memikirkan dirinya sendiri, shivani jg ingin bersama jodha. dngan manja shivani meminta ibu nya untuk memn=mbela. shib=vani lalu berkata jk ia ingin memakai baju yg sama seperti jodha. jodha berkata jk ia membawa bnnyak baju dan perhiasan untuk mereka. sukanya dan shivani sangat senang mendengarnya. mereka berebut ingin melihat dan mencoba.

kakak2 jodha mengantar jalal dan rombingannya, baghwandas berkata karna jalal blum sembuh benar, mereka sudah menyiapkan tabib untuk siaga melayani jalal. jalal berkata ia baik2 saja. baghwang=das kemudian mengajak jalal berkeliling setelah makan malam, namun jalal ingin berkeliling skrg jg. maham tdak setuju, ia melarang jalal keluar istana, sebab itu membahayakan nyawa jalal . kakak2 jodha tersinggung ,mendengarnya, namun jalal bersikersa untuk pergi dan berkata ia aman selama kakak2 jodha menemaninya.

adham meneteskan air liur melihat pelayan amer lewat, maham melihatnya dan menyuruh adham bersmanya.

raja bharmal menyambut kedatangan pangeran pratap. bharmal berterimakasih krna pratap bersedia hadir, nenek menanyakan kabar ibu nya pratap. pratap menjawab ibunya baik2 saja, dan selalu berdoa supaya para penjahat (mughal) segera pergi dr tanah mereka. pratap berkata ia bersedia hadir hanya krna sukanya menikah dngan orng rajput
jalal memuji keindahan istana amer. dulu ia tdak sempat berkeliling, ia senang krena akhirnya punya kesempatan melihat keindahan amer.

SINOPSIS JODHA AKBAR 87

jalal dan pratap bertemu tanpa sengaja, jalal bertanya “boleh aku tahu siapa dia?” bagwandas menjawab, dia berasal dr Sisodiya rajput, dia itu adalah pengeran pratap, putra tertua raja uday sing dr meewar”
bharmal mengenalkan jalal pd pratap “ini adalah menantuku” pratap menyela :” kaisar dinasti mughal, jalalludin” raja bharmal khawatir, namun jalal dngan tenang berkata :” aku cukup terkenal di sini ternyata” pratap membenarkan, semua orang di sini mengenal jalal.
jalal bertanya, “bagaimana bisa?”
pratap menjawab “ aku rasa aku tidak perlu memberitahu mu”
jalal memakasa “jika kau tidak menberi tahu aku alasannya, bgaimana aku bs tahu?”
pratap menolak memberitahu alasan yg sebenarnya, ini bkanlah waktu yg tepat, ini adalah acara yg membahagiakan, pratap tidak mau membicarakan hal yg negative.
jalal berkata :”ini artinya aku tidak terkenal”
pratap menyahut “ kau sudah tahu kenyataanya, kebanyakan dr raja2 rajput berbeda pendapat dngan raja bharmal tentangmu”
jalal menjawab “ aku sudah bs melihat dngan jelas dr mata mu apa pendapat mu tentangku”
pratap kembali mengingatkan jk ini adalah acara pernikahan, jk bkan krna itu, ia akan mengekpresikan perasaan nya dengan acara lain.
jalal menjawab jk ia datang bkan untuk perang, kalau tidak, maka pedang nya lah yg akan membalas ucapan pratap.
pratap menantang “jangan meremehkan keahlian pedangku” semua orang tegang mendengarnya, pratap meneruskan “ aku datang kesini untuk menghadiri pernikahan putrid rajput, aku hanya akan menggunakan tangan ku untuk memberrkati dia, aku tidak ingin menggunakan tanganku untuk mencabut pedang. aku bs membuktikan bhwa diri ku adlh teman yg luar bisa, dan bhkan jg lawan yg lebih baik”
jalal menjawab “ aku datang kesini untuk melakukan tugasku sbgai menantu nya raja bharmal. ini bukan lah waktu yg tepat untuk bertarung, jk kau minggir, aku mau melanjutkan perjalanan ku”
pratap kukuh “kau lah orang yg menghalangi jalanku” pratap menatap jalal, lalu ia berlalu.
jalal tertawa sinis, “lidah nya lebih tajam dr pedangnya”
bagwandas berkata krna ini acara yg membahagiakan, mereka ingin jalal merasa bhagia, ia kemudian menunjukkan arah. mereka kemudian melanjutkan berkeliling. pratap menoleh kearah jalal, pd saat yg sama jalal pun menatap pratap.raja bharmal mondar mandir di kamarnya, meenawati yg br dtng bertanya, apakah bhamal khawatir krna pernikahan sukanya? bharmal menjawab tidak, ia khawatir krna itu, ia hanya berharap tidak ada kejadian yg tdk menyenangkan. nenek yg br dtang menegur bharmal, ia menyuruh agar bharmal tdak berbicara yg tdak baik. bharmal bertnaya, apa yg harus dia lakukan? ia takut para raja rajput yg ingin membunuh jalal bekerja sama untuk mewujudkannya. meenawati mengingatkan jk penjagaan sudah di tingkatkan.
bharmal memberitahu meenawati agar tidak percaya bgitu saja pd orang lain, tidak ada pelindung di dunia yg tidak bs di tembus oleh pedang. tidak peduli seberapa keras berusaha menjaga keamanan, musuh akan selalu saja menemukan cara untuk menerobosnya. di acara seperti ini mereka mendapatkan kesempatan yg mereka inginkan.
bharmal berkata jk pratap menerima undangan hnya krna sukanya. nenek myakinkan bharmal jk pratap tidak akan membuat msalah di pernikahan sukanya, ia tdk akan mau mengecewakan bibinya. meenawati menyalahkan diri krna telah mengundang pratap, ia memohon pda Dewa untuk mencegah kekacauan . jodha mendengar percakapan mereka. ia sedih melihat kekhawatiran orang tuanya.jodha menemui jalal di kamarnya, jalal sedang minum, ia mempersilahkan jodha duduk. jodha berkata jk ia datang untuk membicarakan sesuatu yg penting, namun jalal memotong ucapan jodha, jalal berkata ia sudah bs menebaknya, sebab jodha tdk akan mau menemuinya kecuali jk ada sesuatu yg penting yg ingin di bicarakan. jalal menyuruh jodha mengatakannya. jodha bertanya apakah jalal bertemu pratap hr ini?
jalal membenarkan, ia balik bertanya mengapa itu penting bgi jodha?
jodha tidak ingin pernikahan sukanya berubah menjadi peperangan.
jalal menjawab, “aku lega akhirnya kau tahu jk aku ini seorang ksatria.”
jodha “ayah takut jk kau dan pangeran pratap akhirnya akan bertarung, itulah kenapa aku datang ke sini untuk melarang mu”
jalal agak kecewa mendengarnya, “jd itulah yg mengganggumu dan datang kemari? aku pikir kau dtng ke sini krna khawatir tentang aku. tapi kau hanya khawatir tentang ayahmu”
jodha membenarkan, ia sangat mencintai ayahnya,
jalal menyindir “syukurlah kau tahu cara mencintai, setidaknya ayahmu tahu kemarahanmu” jalal kemudian berkata , “ aku berjanji padamu, jika aku tidak akan melakukan serangan apapun” jodha lega mendengarnya, namun hanya sesaat, jalal melanjutkan ucapannya “tapi tentu saja aku punya beberapa syarat . syarat pertama, jk dia menghina agama ku atau rakyatku, aku akan melupakan janji ini” jodha setuju
“syarat yg kedua, selama aku ada di amer, kau akan tidur setiap malam di kamarku”
jodha tidak senang mendengarnya “syarat macam apa itu? aku tidak mau”
jalal member isyarat agar jodha berbicara dngan pelan, dngan licik ia berkata “berbicara lah dengan pelan ratu jodha, jk ada yg tahu kau tidak ingin tidur di kamar suami mu, dan kau ternyata berrtengkar dengannya, maka ayahmu akan sedih sekali. dan kau tdak ingin membuatnya khawatir bukan?”
jalal kemudian tertawa dan menggoda jodha “ ini luar biasa, kau bahkan tidak bs melawan ku. katakan padaku ratu jodha, apa kau menerima syaratku yg kedua? “
jodha cemberut, dengan pelan mengiayakan. jalal tertawa senang, dia duduk di sebelah jodha.
jodha merasa risih, ia bertanya mengapa jalal duduk begitu dekat dngannya?
jalal mulai mengerjai jodha “tangan ku sakit sekali, aku di serang macan itu krna mu. jd kau harus oleskan salep di tanganku” walau kesal, jodha mengambil salep nya dan mengoleskan dengan lembut. jalal kemudian mengaku sakit kepala dan ingin supaya jodha memijatnya, jalal duduk di bawah sedikit menyender ke jodha “di agra biasanya salah satu pelayan ku yg melakukan ini. tapi di sini amer, jk ku menyuruh pelayan yg melakukannya, itu akan membuat citra ayah mu tdak baik. iyakan ratu jodha”dengan kesal jodha memijat jalal, pijatannya semakin lama semakin keras. jalal menegur nya, menyuruh agar pelan2. jodha hanya diam saja, jalal menyuruh melanjutkan. jodha mulai memijat lg dngan lembut, hingga jalal setengah tertidur. jodha melihat bekas luka di leher jalal, ia menyuruh jalal membuka jubahnya. jalal berdiri, ia pura2 malu. “ratu jodha, apa kau ingin merayuku?”
jodha berkata ia ingin mengoleskan salep di leher jalal, “bukalah baju mu, aku akan menutup mata” jalal membuka baju nya 1 per 1, jodha menutup matanya, setelah selesai ia memberitahu jodha. jodha berdiri dan mengoleskan salep di punggung jalal.
jalal mulai mengejek jodha “ aku tdak tahu mengapa binatan2 itu ingin membunuhku, pertama ular, lalu harimau, dan skrg harimau betina” jodha berhenti mengoleskan salep “ kau oleskan saj salepnya sendiri” ia pergi dngan marah.adham dan sharifudin sedang bersama. sharifudin bersyukur krna semua pelaku penyerangan mati. kalau tidak, mereka pasti akan dlm bahaya. adham menjawab walau pun mereka hidup pun tdak masalah, sebab ia menyembunyikan wajahnya saat menemui mereka. sharifudin berkata jk penjagaan skrg lebih di perketat, sangat sulit untuk menyerang jalal skrg. adham menyuruh melihat sisi baiknya, semakin bnyak orang, maka semakin sulit menemukan dalang dr penyerangan tsb.

javeda sedang bersama pelayan2 amer, maham dtng dan mengusir mereka. maham bertanya apa yg dilakukan javeda bersama pelayan amer? javedaa mengucapkan “selamat datang ibu” dlm bahasa amer, maham bertanya “apa?” javeda menerangkan jk saat ini ia sedang belajar bahasa amer dr para pelayan. “aku suka dngan bhasa kita, tp terkadang kita ingin mempelajari yg lain, bukan?” maham berkata jk mereka d sini sbagai tamu, mereka tdak akan tinggal d amer. javeda menjawab :” bgaimana jk suatu saat nanti kita tinggal di amer ibu? melihat sikap adham, aku yakin tidak lm lg kita akan di usir dr agra” maham kesal mendengarnya, jk memang javeda menganggap orang amer baik, maka javeda boleh tinggal di amer. javeda menolak, “tentu saja tidak, kau akan sangat merindukanku dia gra, aku tidak bs melakukan ini pda mu, aku tidak bs membuatmu menderita” dengan pasrah maham berkata “ya Allah, hari aku sdah yakin jk adham khan dikutuk dngan nasib yg buruk” dengan polos nya javeda membenarkan “ itu benar, contohnya saja adham selalu gagal mewujudkan mimpinya menjadi kaisar” maham membentak javeda “dasar idiot!! apa kau tidak tahu kapan kau harus diam? sekali lg kau mengatakannya, aku akan memotong lidahmu”

jalal berjalan di iringi kakak2 jodha. di saat yg sama jodha jg berjalan di temani pelayannya, ia akan melakukan puja . pelayan berkata jk hari wajah jodha ceria sekali. jodha membenarkan, sebab ia akan melakukan puja di kuil dewi Kali. hamida dtng menghampiri jodha, ia bertanya jodha dr mana saja?
jodha menjawab, “ aku ketiduran pagi ini? aku tidk bs tidur hingga larut malam” hamida, ibu dan nenek senang mendengarnya, tampaknya mereka salah mengartikan ucapan jodha.
jalal dtng menghampiri mereka. ia member salam pd ibunya, meenawati dan nenek.
nenek menyuruh jodha mengapa jalal ke kuil, namun jodha menolak sebab jalal beda agama dngan mereka.
jalal berkata “mengapa ratu jodha? kau dtng k ajmer sharif bersamaku, pdhal kau orang hindu. bhkan aku tdak keberatan ikut bersama mu walaupun aku orang mughal’ semua orang senang mendengarnya. meenawatiu menyuruh khangar sigh mengatur nya, sebab jalal akan ikut k kuil.

jalal dan jodha sudah tiba di kuil. salah seorang petinggi mughal melapor jk ia telah memeriksa kuil. kini raja boleh memasuki kuil. jodha tersinggung mendengarnya, “apa menurutmu ada orang yg akan menyerang mu di tempat suci ini?” dengan tegas jalal menjawab “ tidak sama sekali, selama kau ada bersamaku, tidak ada yg akan berani menyerangku. lgi pula jk terjadi sesuatu pda ku, kau tahu cr menyembuihkan luka”
jodha menjawab :”jk kau sudah selesai mengejekku, bs kah kita masuk k dalam?”
saat akan memasuki kuil, jalal teringat jk ingin memasuki kamar jodha di agra, jalal harus melepas sepatu nya. jalal lalu melepas sepatu sblum masuk kuil. jodha jg menyuruh jalal meletakkan pedang nya, sebab tdk boleh membawa senjata k kuil. jalal menolak, ia selalu membawa pedang kmana pun. jodha mengingatkan, saat di ajmer sharif, jalal menaruh pedang nya d luar. ini adalh tempat suci, saat seseorang berdoa, ia harus meninggalkan rasa khawatirnya, Tuhan sendiri yg akan melindungi. jalal lalu menyerahkan pedang nya pd athgah, ia jg melepaskan turbannya. jodha senang melihatnya. mereka lalu masuk k kuil. jodha berdoa d dpan patung Dewi kali. jodh mulai berdoa, jalal jg akan berdoa, namun ia teringat saat jodha berdoa menurut islam saat di ajmer. jalal kemudian berdoa menurut hindu. jodha bingung melihatnya. jalal bertanya apa yg akan mereka lakukan selanjutnya? jodha menangis, ia teringat saat dulu bersumpah akan meletakkan kepala orang yg telah mengambil perhiasan di kaki patung Dewi kali, di kaki Patung.
jalal melihat jodha menangis, ia bertanya mengapa jodha menangis? pdhal selama ini jodha selalu merasa damai setelah berdoa.
jodha menjawab :” aku marah pd diri ku sendiri, Dewi selalu mengabulkan setiap permintaanku, tapi aku hanya bs berjanji 1 hal padanya, aku hanya bersumpah 1 hal padanya, aku bersjanji aku akan menyimpan kepalamu d kaki-Nya” jalal terkejut mendengarnya.
jodha melanjutkan “ tapi aku telah di takdirkan, maka aku tidak akan bs memenuhi janjiku, bagaimana mungkin aku memenggal kepala suami ku?”
jalal bertanya “ kau ingin menaruh kepala ku di kakinya? “ jalal kemudian melangkah k depan patung. jodha bingung melihat nya, jalal bersujud dan meletakkan kepalany di kaki Sang Dewi .
jalal berkata “ kau tidak perlu memenggalku untuk memenuhi janjimu. yg harus aku lakukan hanyalah meletakkan kepalakku di kaki Sang Dewi,”

SINOPSIS JODHA AKBAR EPISODE 88

setelah meletakan kepala nya di kaki patung Dewi Kali, jalal menghadap ke arah jodha , “kau tak perlu memenggalku hanya untuk menepati sumpahmu, yg perlu ku lakukan hanyalh menundukkan kepala di depan patung dewi”
pendeta yg br datang membenarkan ucapan jalal, menundukkan kepala itu sepadan dengan memenggal kepala seseorang.
jalal tersenyum , “ Benar, aku memenuhi keinginanmu, begitu jg dngan sumpahmu, dngan cara menundukkan kepala” jalal melihat Patung Dewi, lalu melihat Jodha. jalal berjalan ke samping jodha, melihat jodha yg hanya terdiam, ia berkata “Seharusnya kau senang Ratu Jodha”pendeta berkata sudah waktunya untuk melakukan ‘Aarti’ sudah lama sekali Jodha tidak menyanyikan lagu pemujaan di kuil. jodha mengambil nampan dr pelayan dan melakukan ‘Aarti’ bersama pendeta. jalal terpesona mendengar suara jodha yg sedang menyanyikan puja.maham anga marah mengetahui kepergian jalal ke kuil “ Itu tidak mungkin Resham, aku tak keberatan saat jalal mengijinkan jodha membuat kuil di istana Agra, dia bahkan membiarkan jodha untuk berdoa dngan caranya, aku bhkan tdak protes soal itu. tapi semua ada batasnya. Bagaimana dia bs pergi ke kkuil bersama Ratu Jodha? ini tidak bs di terima.. aku tidak percaya dngan hal ini”
resham berkata bhwa ia yakin dngan hal ini, raja dan ratu jodha memang perrgi k kuil, bhkan Athgah khan ikut menemani. adham yg sedang tidur2an sambil memakan buah anggur tertawa mendengarnya, ia berkata “Ibu dengar itu? pengasuh kesukaanmu, suami Jiji Anga, Tuan Athgah Khan menemani raja ke kuil”
resham semakin membuat panas maham ddngan berkata mungkin saja Athgah Khan sedang mencari muka di depan raja, agar bs menggantikan Maham sbgai perdana Menteri, krna itulah ia mendukung Ratu Jodha. Adham menimpali, ia mengatakan belakangan ini Jodha semakin berani.. Maham benar2 marah, ia menyuruh Resham pergi.
maham duduk dan memarahi Adham “ Adham, sudah berkali2 aku katakana, kapan kau akan mengerti? kapan kau akan hilangkan kebiasaanmu mengatakan hal yg salah di tempat yg salah? kenapa kau lupa skrg kita brada di Amer? cobalah kendalikan emosimu dan berbicara dngan lembut”
Adham menjadi marah, ia berdiri dan membentak ibu nya “ itulah sebab nya ibu, aku benci bangsa Amer, namun aku di paksa untuk bersikap baik pd semua orang di sini. aku benci semua ini. Ratu Jodha bertanggung jawab atas semua ini, dialah penyebab semua masalah ini”
maham berdiri, “aku setuju Adham, yg tidak aku mengerti adlh, jk Jalal tdak menyukai Jodha, mengapa ia mematuhi perintahnya? krna jodha, jalal akan bnyak mendapat masalah serius, jalal tdak bs mengangap enteng masalah agama, ia akan mendapat masalah serius. raja akan di kritik krna prilaku ratu jodha, aku tdak akan membiarkan itu terjadi” maham pergi dr sanadi kuil, jalal berkata “sumpah mu sudah terpenuhi, tapi aku tak mengerti mengapa kau membenciku? apa yg membuatmu bersumpah untuk memenggalku dan meletakan kepalaku di kaki Dewi? “
jodha menjawab “jangan bertingkah seperti kau tdak tahu apapun, kau lihat patung ini?” jalal berkata itu adalah patung yg indah, jodha telah merwat patung itu dngan baik.
Jodha menjelaskan “ dulu patung ini tdak seperti ini, jk kau pernah melihat kuil ini pda bentuk yg aslinya, kau akan menatap nya berjam2 untuk mengagumi nya” jalal melihat kea rah patung dan bertanya siapa yg telah merusaknya?
jodha menangis “ kuil ini telah di rusak. kalung dan hiasan patung di lepaskan”
jalal bertanya “kenapa? siapa yg melakukannya?”
dengan penuh kebencian jodha menjawab “entahlah kenapa kuil ini di rusak, aku tahu siapa yg merusaknya, prajurit Raja Jalalludin yg merusak kuil ini” jalal terkejut
jodha berkata “jangan terkejut, ini bkan sekedar rumor, pada kenyataannya, aku melihat kuil ini d rusak, aku ada di sana saat mereka merusak benda yg ada di kuil” jodha mengingat kejadiaan saat itu “mereka merusak kuil dan jg menahan sahabat ku sejak kecil, moti. dia di culik oleh salah seorang prajurit mu. bhkan hingga saat ini, jk aku teringat peristiwa itu, aku merasa takut. bhkan saat aku menjelaskan peristiwa ini padamu, aku bs merasakan rasa takut yg kurasakan hari itu”jalal teringat ketika mendapat laporan para prajurit ke amer untuk merusak kuil, namun tba2 putri jodha datang membawa pasukan,
dengan sedih jodha berkata “aku yakin sekarang kau ingat peristiwa itu? kau melakukan bnyak pengrusakan saat berperang dngan Amer, kau membunuh bnyak prajurit kami” jodha bertanya “apa itu salah mereka? jk mereka memilih beas drpd menjadi budak? aku masih ingat malam itu, yg terlihat terang benderang seperti siang karena pantulan cahaya dr pemakaman missal prajurit yg gugur. dalam budaya kami, berkorban untuk negeri di anggap sangat mulia. namun, aku merasa sangat di rugikan, krna semua prajurit pemberani kami di korbankan krna kejatan prajurit mu. itulah alasan aku membencimu, katakan padaku apakah alasan ini tdak benar? jawab aku!” jalal hanya terdiam menatap kemarahan jodha.

pendeta dtng, ia berkata jk ia sudah memisahkan sesajian suci untuk raja bharmal dan ratu meenawati, jodha berusah tersenyum, ia berterimakasih, ia merasa tenang setelah melakukan puja. jodha memberikan derma untuk kuil.
pendeta mendoakan “semoga Tuhan memberkati mu, semoga doa mu terkabul. semoga kau di karuniai anak yg banyak” jalal terkejut mendengar ucapan pendeta.. jodha member salam lalu pergi di temani pelayan.. tinggal jalal berdua dngan pendeta, jalal member salam menurut Hindu, pendeta memberkati jalal dengan “Semoga kau panjang umur yang mulia, semoga Dewi Kali memberimu umur panjang, semoga kau menciptakan sejarah”

di istana Amer, jalal sedang bersama Athgah “aku tdak mengerti athgah, meski mempunyai penasihat yg handal, mengapa aku tdak di beritahu? dan kadang informasi yg ku dapatkan menyimpang, informasi yg menyimpany itu membuat ku percaya jk seseorang adlh musuhku, dan itu menciptakan kesan bhwa aku adlh penguasa yg kejam”
athgah stuju jk kdang informasi yg di terima raja menyimpang atau tdak benar. namun itu hal yg biasa terjadi di setiap kerajaan..
jalal menjawab “ tapi aku tak ingin ini terjadi di kerajaan ku, athgah khan. ini masalah yg serius, orang mengangap aku harus merubah caraku dalam memimpin kerajaan, dan jk itu tdak terjadi, ini akan mempermalukan aku dan kerajaan kita. setelah memenangkan pertempuran, sudah jd hak kita untuk meminta tuntutan, tapi bukan berarti kit bs merusak kerajaan mereka, jika ada prajurit yg terlihat sedang melakukan pengrusakan, maka rakyat akan berfikir itu adalah perintah dr raja”
athgah khan membenarkan ucapan jala. jalal menyuruh athgah mencari solusinya. athgah berkata ia akan mencari solusi nya dan memastikan raja tidak akan pernah lg mendapat informassi yg menympang. namun, krn saat ini mereka sedang di amer, sebaiknya raja tdk mengkhawatirkan masalah ini dulu, hingga selesai perrnikahan. jalal menjawab, itulah masalahnya, saat ini mereka ada di amer, entah apa lg yg akan di temukan selama ada di amer.

maham anga dtng k kamar jodha, jodha mempersilahkan maham masuk. jodha berkata apa maham senang dengan jamuan yg mereka berikan? maham menjawab ia puas dengan jamuan dr amerr, dan meminta berbicara berdua dngan jodha. setelah pelayan pergi, maham lngsung memarahi jodha krna membwa jalal ke kuil. jodha ingin menjawab jk raja dtng atas kemauan sendiri, namun maham tdk membiarkan jodha menyelesaikan ucapannya. maham berkata jk ia dtng bkan sbgai pengasuh jalal, ia dtng sbgai perdana menteri mughal. jodha hanya menatap maham dngan diam mendengar kan kemarahan maham, setelah maham diam, jodha mengambil gelas dan menyuruh maham minum untuk menenangkan diri. namun maham malah meyiramkan air ke lantai dan berkata jodha lah alasan kemarahannya. jodha ikut marah, dngan ketus ia berkata “ maham anga, kau pikir raja datang ke sini karena keinginanku? kau sudah mengenalny dngan baik, aku yakin kau tahu kalau raja hanya melakukan apa yg dia inginkan, dan dia tdak pernah melakukan apapuyn yg tidak dia inginkan. kau selalu memintaku untuk melakukan kewajiban ku. menjadi istrinya, sudah menjadi kewajibanku agar tdak meragukannya saat dia memutuskan sesuatu. tapi kau bs mengajukan pertanyaan yg sama padanya dan dia wajib menjawab nya. baik kau bertanya sbgai pengasuh atau pun sbgai perdana menteri”
jodha kemudian memanggil pelayan dan menyuruh mengantarkan maham ke ruangan jalal, ssebab maham blum hapal ruangan2 di amer. maham menganggap jodha menghina nya di depan pelayan, ia mengancam akan memblas jodha, sebab maham selalu mengingat utang2 nya.

maaham pergi ke kamar jalal, namun dia di cegah oleh para prajurit yg di tempatkan raja bharmal di depan kamar jalal. prajurit ingin menggeledah maham sblum menemui raja. maham marah dan tidak terima, namun prajurit menjawab bhwa mereka hnya melaksanakan perintah. maham marah, namun bersedia di geledah. maham memasuki kamar jalal, jalal melihat wajah kesal maham dan bertanya ada apa?dengan liciknya Maham menjawab ia tdk marah, dia malah senang krna raja bharmal bgitu memperhatikan keselamatan jalal, semua orang yg ingin bertemu jalal harus di geledah, termasuk dirinya. mereka mencurigai dirinya, pdhal dia telah mengasuh jalal semenjak kecil dan berkali2 mengorbankan diri demi jalal. jalal marah mendengarnya dan akan menghukum pr prajurit, namun maham mencegah, sebab mrka hanya melaksanakan perintah. maham meyuruh jalal tenang, ia meringis melihat luka jalal, ia bertanya apakah luka nya baik2 saja? jalal menjawab jkl ia baik2 saja. maham kemudian duduk dan menyuruh jalal ikut duduk.
maham berkata “luka yg di alami tubuhmu akan segera sembuh, tapi luka pd nama baik raja tdak bs di hilangkan jalal” jalal tdak mengerti, maham memegang tangan jalal dan bertanya mengapa jalal bs melakukan kesalahan yg sebesar itu? maham tahu jk jalal sngat menghormati agamanya, tp mengapa jalal malah melakukan sesuatu yg akan membuatnya meragukan agamanya? mengapa memberikan kesempatan pd para ulama dan cendekiawan untuk berfikir jk jalal telah meragukan agama ny? pertama2 jalal sudah membiarkan jodha tetap memeluk agamanya dan membuat kuil di istana agra. lalu jalal mengatur perrtunangan sukanya dan membawa seluruh keluarga ke amer. dan skrg jalal jg memasuki kuil.
jalal menjawab ia tahu maham akan marah jk mengetahui kepergiannya ke kuil, “percayalah, aku selalu yakin pd agama ku dan akan bgtu sampai selamanya. aku melakukannya krna 1 alasan, ratu jodha menemaniku ke Ajmer Sharif atas permintaan ibu ku, itulah sebabnya aku pergi ke kuil, krna keinginan neneknya. jk dia bersedia menemaniku ke Ajmer Sharif, maka aku harus membalas melakukan itu pd nya”
maham berkata ia percaya pd jalal, Ia hanya mengkhawatirkan reaksi rakyat saat mendengarnya, setelah peristiwa ini rakyat akan berrfikir jk jalal meragukan agamanya .
jalal menenangkan maham “ hanya krna aku pergi ke kuil, bukan berarti aku kehilangan keyakinanmu, bagaimana kau bs berfikir aku akan berhenti percaya pada Allah dan Alquran? agama ku adlh hidupku, agamaku memberiku kekuatan. selain manusia biasa aku jg seorang raja.sudah menjadi tugasku agar kerajaan mughakl mencapai puncak kejayaan. sebelumku, bnyak raja yg berusaha menyatukan seluruh kerajaan menjadi satu, namun mereka gagal. kau tahu kenapa? itu krna mereka hnya berusaha menguasai negeri, ada alasan bgus knpa aku membantu pertunangan sukanya dngan bangsa mereka, ada alasan knpa aku dtng ke Amer, ada alasan mengapa aku perrgi ke kuil. aku tdak hanya ingin menguasai negeri mereka, namun jg menguasai hati mereka.

maham senang mendengar alasan jalal, maham berkata seharusnya ia tahu jk jalal telah memikirkannya baik2, sebgai perdana menteri seharusnya ia tdak meragukan keputusan jalal, maham mendoakan agar jalal semakin Berjaya di seluruh india. sehingga jalal di kenang dalam sejarah sbagai raja terkuat. jalal menjawab “ insya Allah itu akan terwujud, saat aku memiliki seseorangseperti mu untuk membimbingku, maka tdak aka nada yg bs menghentikanku” maham senang mendengarnya, ia mengecup kening jalal, jalal kemudian balas mengecup tangan maham.

Sponsored Ad

Topik Populer:

Related Posts